Sejumlah sekolah yang siswa dan gurunya terdampak dugaan keracunan MBG di Kota Cirebon, kembali melaksanakan kegiatan di sekolah, salah satunya di SDN Taman Kalijaga Permai. Kamis pagi, para siswa dan guru mengawali kegiatan dengan melakukan doa bersama untuk kesembuhan tiga puluh siswa dan empat guru yang masih menjalani perawatan intensif. Meski sudah mulai kembali ke sekolah, kegiatan belajar mengajar hanya dilakukan setengah hari.
Ratusan siswa dari Sekolah Dasar Negeri Taman Kalijaga Permai, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon menggelar doa bersama di halaman sekolah, Kamis pagi. Mereka memanjatkan doa untuk kesembuhan tiga puluh siswa serta empat guru, yang saat ini masih menjalani perawatan setelah mengalami dugaan keracunan massal makan bergizi gratis.
Dengan dipimpin kepala sekolah dan guru, para siswa memohon kesembuhan bagi rekan-rekan serta para guru yang saat ini masih mendapatkan penanganan medis. Di SDN Taman Kalijaga Permai, ada enam puluh siswa serta tujuh gurunya terdampak dugaan keracunan MBG.
Baca Juga:IGD RS Siloam Membludak, Pasien Keracunan MBG Dirujuk ke RS Lain – VideoKorban Keracunan MBG Terus Berdatangan ke Rumah Sakit – Video
Meski sudah menjalani kegiatan belajar mengajar, namun pihak sekolah hanya memberlakukan kegiatan setengah hari. Para siswa yang biasanya pulang setengah dua, akan dipulangkan pada pukul sebelas untuk selanjutnya bersama-sama menjenguk siswa maupun guru yang masih dirawat.
Hingga saat ini, diperkirakan ratusan siswa dari tingkat TK, S-D termasuk guru dan pegawai SPPG, masih menjalani perawatan di delapan rumah sakit. Mereka yang menjalani perawatan, umumnya mengeluhkan pusing, mual, muntah hingga diare, pasca mengkonsumsi sop telur puyuh yang disajikan SPPG Kalijaga Lima pada Selasa siang.