DLH Angkut Sampah Saluran Sekunder Melaksari

0 Komentar

Pemerintah Desa Melakasari Kecamatan Gebang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon melakukan penanganan sampah disalurkan sekunder atau saluran irigasi. Sampah yang dibiarkan menumpuk bertahun tahun itu, terindikasi bukan dari warga sekitar namun terbawa dari hulu saluran dari kKcamatan Pabuaran hingga Gebang.

Sebanyak 10 armada truk beserta eksavator Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, diterjunkan untuk melakukan pengurasan tumpukan sampah di saluran sekunder Desa Melaksari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Kamis pagi.

Sampah yang menumpuk di saluran sekunder Melaksari ini adalah sampah sudah menahun ada di saluran tersebut. Sampah ini pada dasarnya bukan sampah dari warga Melaksari, melainkan sampah kiriman dari hulu yang terbawa aliran air sehingga terjadinya penumpukan yang mengakibatkan tersendatnya aliran irigasi.

Baca Juga:Bulog Cirebon Kembali Alokasikan Banpang Beras 2024Baznas Kota Cirebon Salurkan Bansos Hingga Pendidikan

Kuwu Melaksari, Sochibi mengatakan, pihaknya bersama DLH melakukan penanganan pengurasan sampah yang ada di saluran sekunder Melaksari. Setelah diangkut, rencananya akan dibangun jaring agar sampah tidak lagi masuk ke gorong gorong yang menjadi tanggung jawab provinsi yang menghambat aliran air.

Petugas DLH Kabupaten Cirebon, Aiman menambahkan, DLH Kabupaten Cirebon menerjunkan tim dan 10 unit armada untuk mengangkut sampah yang ada di saluran sekunder Melaksari. Sampah yang menumpuk disalurkan sepanjang 1 kilometer ditargetkan satu hari bisa terangkut seluruhnya.

Sementara, untuk penanganan sampah warga, meskipun belum memilik lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) sementara, namun warga Melaksari saat ini sudah memiliki kepedulian terhadap lingkungan, bahkan warga sudah menjalankan kegiatan Sabtu bersih

0 Komentar