Penanganan sampah di Kabupaten Cirebon menghadapi kendala terbatasnya armada pengangkut sampah yang belum memadai untuk menjangkau seluruh wilayah.
Penanganan sampah di Kabupaten Cirebon masih terkendala keterbatasan armada yang terbatas, kondisi ini menyebabkan proses pengangkutan sampah sering terlambat. Akibatnya, sampah menumpuk di banyak titik terutama tempat pembuangan sampah sementara.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon saat ini memiliki armada pengangkut sampah sekitar 74 unit, namun yang aktif beroperasi hanya sekitar 64 unit dan dinilai jauh dari kata ideal. Menurut Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup, armada pengangkut sampah idealnya berjumlah dua ratus unit.
Baca Juga:DLH Siapkan Langkah Kolaboratif Atasi Persoalan Sampah – VideoNelayan Di PPN Kejawanan Kesulitan Dapat Bahan Bakar – Video
Untuk menangani volume sampah di Kabupaten Cirebon secara maksimal, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon mengintensifkan program Saber Sampah dengan mengangkut sampah sampah di TPS liar secara rutin di seluruh wilayah.
Sementara, keterbatasan armada menjadi salah satu faktor utama terhambatnya penanganan sampah, yang berimbas pada kinerja petugas harus bekerja ekstra dengan armada yang terbatas untuk melayani wilayah yang luas. Kondisi keterbatasan armada juga diperparah dengan terus meningkatnya volume sampah setiap hari. Pemerintah daerah berupaya mencari solusi termasuk penambahan armada secara bertahap serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.