Review Film Exhuma: Kelebihan dan Kekurangan Juga Analisis Film Exhuma

Film Exhuma
Foto: X/@showboxmovie
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Film “Exhuma” telah menarik perhatian penonton dengan pendekatannya yang unik terhadap genre horor, menggabungkan elemen mistis dan spiritual Korea Selatan dengan cerita rakyat dan eksorsisme. Dengan pemeran yang terdiri dari Choi Min Sik, Lee Do Hyun, Kim Go Eun, dan Yoo Hae Jin, film ini menjanjikan pengalaman yang menegangkan dan mendalam.

 

Sinopsis Singkat:

“Exhuma” mengisahkan sekelompok orang yang pekerjaannya berkaitan erat dengan kematian dan hal-hal mistis. Dua di antaranya adalah Hwa Rim (Kim Go Eun) dan Bong Gil (Lee Do Hyun), yang berprofesi sebagai dukun. 

Mereka bergabung dengan Kim Sang Deok (Choi Min Sik), seorang ahli Feng Shui, dan Young Geun (Yoo Hai Jin), seorang tukang gali kubur, untuk menghadapi teror gaib yang menimpa keluarga kaya di Los Angeles.

 

Baca Juga:Fasilitasi Aparatur Panwascam Pekalipan Pasca Pencoblosan Pemilu 2024 KAI Sediakan 2.750 Cup Kopi Gratis di Stasiun Cirebon dan Diskon Tiket 20% Dalam Acara Ngopi Bareng

Kelebihan:

1. Plot yang Menegangkan: Film ini berhasil menciptakan ketegangan yang intens sejak awal, dengan jumpscare dan suara-suara mengerikan yang berhasil membuat penonton terpaku di kursi mereka.

2. Penggabungan Unsur Mistis: “Exhuma” menggabungkan unsur paranormal, mistis, dan cerita rakyat dengan elemen fengsui, memberikan kedalaman pada plot cerita.

3. Akting yang Memukau: Para pemain, khususnya Kim Go Eun, memberikan penampilan yang luar biasa, dengan penggambaran ritual shamanisme Korea yang realistis dan memikat.

 

Kekurangan:

1. Plot yang Terpecah: Meskipun film ini menawarkan pengalaman horor yang unik, plotnya terkadang terasa tersendat dan terpecah.

 

Analisis:

“Exhuma” tidak hanya sekadar film horor yang mengandalkan jumpscare. Film ini mengeksplorasi ketakutan manusia terhadap yang tidak diketahui dan mengajak penonton untuk merenungkan tentang kepercayaan dan tradisi. Dengan durasi 134 menit, film ini terbagi menjadi enam babak yang membungkus misteri dan penjahat utama dengan cara yang tidak terduga.

 

Kesimpulan:

“Exhuma” adalah sebuah film yang berani dan inovatif, yang berhasil menggabungkan horor dengan cerita yang kaya akan budaya. Meskipun ada beberapa kekurangan dalam alur cerita, film ini tetap layak ditonton bagi penggemar genre horor dan mereka yang tertarik dengan budaya Korea Selatan. Dengan pendekatan yang segar terhadap genre yang sering kali dipandang sebelah mata, “Exhuma” menawarkan lebih dari sekadar teror; ia menawarkan pengalaman yang akan membekas di ingatan penonton.***

0 Komentar