RADARCIREBON.TV- Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat akan dana cepat dan kemudahan akses pinjaman, Pegadaian masih menjadi salah satu pilihan utama bagi banyak warga Indonesia.
Lembaga keuangan milik negara ini dikenal luas dengan sistem gadai barang berharga sebagai jaminan pinjaman. Namun, di era digital yang penuh penawaran pinjaman daring, banyak orang mulai bertanya-tanya: apakah pinjam uang melalui Pegadaian benar-benar aman dan menguntungkan?
Pertanyaan tersebut wajar muncul, mengingat semakin maraknya penipuan berkedok pinjaman online dan layanan keuangan ilegal yang merugikan masyarakat. Di sisi lain, Pegadaian terus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi dengan berbagai inovasi digital seperti Pegadaian Digital Service (PDS).
Baca Juga:Terendah Bulan Ini! Harga Emas Pegadaian 13 Agustus 2025: Antam Rontok ke Rp1,99 Juta!Pilah & Pilih: 5 Aplikasi Pinjaman Online Legal 2025 dari OJK yang Layak Anda Cek!
Untuk menjawab keraguan publik, mari kita ulas secara komprehensif bagaimana sistem Pegadaian bekerja, apa saja keunggulannya, dan sejauh mana keamanan yang ditawarkan lembaga ini dalam melayani masyarakat.
Lembaga Resmi di Bawah Pengawasan OJK
Pertama-tama, penting diketahui bahwa PT Pegadaian (Persero) merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang beroperasi di bawah pengawasan langsung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian BUMN. Ini berarti setiap produk dan layanannya legal serta diawasi secara ketat oleh pemerintah.
Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Keuangan Non-Bank OJK, Tri Wahyuni, menegaskan bahwa Pegadaian termasuk lembaga keuangan resmi yang diaudit secara rutin.
“Masyarakat tidak perlu ragu menggunakan layanan Pegadaian karena semua mekanismenya transparan, berbasis peraturan resmi, dan diawasi negara,” ujarnya.
Selain itu, Pegadaian juga memiliki izin usaha yang tercatat di OJK dan menerapkan sistem keamanan data yang mengikuti standar lembaga keuangan nasional. Artinya, setiap transaksi pelanggan baik secara offline maupun digital, tercatat dan terlindungi dari praktik penyalahgunaan.
Bagaimana Sistem Pinjaman di Pegadaian Bekerja
Salah satu keunggulan utama Pegadaian adalah mekanismenya yang sederhana dan cepat. Masyarakat bisa memperoleh pinjaman dengan menyerahkan barang berharga sebagai jaminan, seperti emas, kendaraan bermotor, elektronik, atau surat berharga tertentu.
Setelah dilakukan penaksiran nilai barang oleh petugas, nasabah bisa langsung mendapatkan uang tunai sesuai dengan persentase nilai taksiran (biasanya 85–90%). Prosesnya bisa selesai hanya dalam 15-30 menit tanpa perlu riwayat kredit atau slip gaji, seperti halnya pinjaman bank.
