Sikap itu bisa ditafsirkan dua arah. Pertama, sebagai bentuk kedewasaan untuk menghindari polemik lanjutan. Kedua, sebagai sindiran telak bahwa ada yang tak beres namun tak boleh diungkap terang-terangan.
Meski hanya meraih satu poin, Persib tetap kokoh di puncak klasemen dengan 54 angka. Persebaya tertahan di posisi kelima dengan 39 poin. Namun angka-angka itu terasa hambar dibandingkan pertanyaan besar yang menggantung: apakah keadilan di lapangan benar-benar berdiri netral?
Di ruang konferensi pers, Bojan telah menjawabnya dengan diam.
