RADARCIREBON.TV- Kasus yang lagi ramai disebut “Paspoortgate” sekarang mulai merembet ke Liga Belgia, dan bikin beberapa klub jadi ekstra hati-hati dalam menurunkan pemain.
Salah satu yang langsung kena dampaknya adalah Royal Antwerp FC, yang memutuskan untuk tidak memainkan Gyrano Kerk saat menghadapi Racing Genk di babak play-off Eropa Belgian Pro League 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Bosuilstadion itu sebenarnya cukup penting, tapi Antwerp memilih “main aman”. Mereka nggak mau ambil risiko terkait status kewarganegaraan Kerk yang bisa jadi masalah ke depannya.
Baca Juga:Rupiah Melemah Lagi! Pengusaha Khawatir Biaya Produksi Makin MembengkakJadwal Lengkap Persib Bandung Terbaru April 2026: Laga Penentuan Menuju Juara
Buat yang belum tahu, Gyrano Kerk adalah pemain yang sekarang membela tim nasional Suriname, tapi sebelumnya dia berkewarganegaraan Belanda.
Sejak debutnya bareng Suriname pada Juni 2024, dia sudah tampil beberapa kali di level internasional. Nah, di sinilah mulai muncul kerumitan soal status paspornya.
Media Belgia, Nieuwsblad, menyebut kalau keputusan Antwerp ini murni langkah pencegahan. Pihak klub bahkan terang-terangan bilang kalau mereka “menepikan” Kerk untuk sementara demi keamanan.
Soalnya, situasi aturan soal kewarganegaraan ini lagi abu-abu banget, apalagi setelah kasus serupa bikin heboh di Liga Belanda.
Antwerp jelas nggak mau ambil risiko yang bisa berujung sanksi, baik itu administratif maupun hukum. Mereka masih melakukan penyelidikan internal buat memastikan status Kerk benar-benar aman sebelum kembali dimainkan. Intinya, daripada kena masalah besar, mending tahan dulu satu pemain.
Di sisi lain, situasi ini juga bikin perhatian tertuju ke pemain lain yang punya cerita mirip, termasuk Ragnar Oratmangoen. Pemain yang sekarang memperkuat FCV Dender EH ini juga merupakan pemain naturalisasi.
Ragnar sendiri baru saja balik dari tugas bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Dia resmi jadi Warga Negara Indonesia sejak Maret 2024.
Baca Juga:Dari Rp26 Juta Jadi Rp186 Juta! Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Melonjak Tajam, FIFA Banjir Kritik!Update Harga Emas Terbaru: Naik atau Turun? Harga Emas Perhiasan Hari Ini Bikin Calon Pembeli Galau
Nah, yang jadi sorotan adalah aturan bahwa Indonesia tidak mengakui kewarganegaraan ganda. Artinya, secara hukum, Ragnar harus melepas paspor Belandanya saat memilih jadi WNI.
Sampai sekarang, belum ada kepastian apakah situasi Ragnar bakal ikut terdampak seperti Kerk atau tidak. Tapi yang jelas, kasus “Paspoortgate” ini bikin klub-klub di Eropa jadi lebih waspada, terutama terhadap pemain yang punya riwayat perpindahan kewarganegaraan.
