Tradisi Mapag Sri Desa Jemaras Kidul Jelang Panen Raya – Video

Tradisi Mapag Sri Desa Jemaras Kidul Jelang Panen Raya
0 Komentar

Pemerintah Desa Jemaras Kidul Kabupaten Cirebon melaksanakan tradisi Mapag Sri menjelang masa panen raya. Kegiatan ini diwarnai berbagai kesenian tradisional sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

Pemerintah Desa Jemaras Kidul Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon, melaksanakan tradisi Mapag Sri jelang masa panen raya di area makam keramat Nyi Gede Jemaras. Tradisi ini merupakan ritual turun-temurun sebagai ungkapan syukur dan harapan menjelang panen raya, agar hasil pertanian berkah dan melimpah.

Beragam kesenian tradisional turut memeriahkan kegiatan ini, mulai dari pertunjukan sintren, tari topeng khas Cirebon, hingga tetabuhan brai yang menjadi daya tarik bagi warga dan pengunjung.

Baca Juga:DPRD Kota Cirebon Terima Aspirasi P3K Paruh Waktu – VideoRSUD Waled Perkuat Tata Kelola BPJS Kesehatan – Video

Seluruh elemen masyarakat hadir dengan antusias tak terkecuali anak anak dan orang dewasa, dalam tradisi Mapag Sri yang dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon ini, kearifan budaya lokal diapresiasi tinggi karena pelestarian dan regenerasi yang tetap terjaga serta lestari.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon Fajar Sutrisno menjelaskan, Mapag Sri merupakan tradisi yang masih lestari dan dirayakan oleh masyarakat dibanyak desa di Kabupaten Cirebon. Apresiasi tinggi diberikan kepada pemerintah desa Jemaras Kidul, yang mampu mengkolaborasikan dan menjaga tradisi Mapag Sri dengan upaya pelestarian budaya lokal.

Sementara, Kuwu Jemaras Kidul Isgiantoro berkomitmen untuk terus melestarikan tradisi Mapag Sri, karena selain sebagai warisan budaya, namun kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan masyarakat menjelang masa panen.

Dengan potensi pertanian yang besar, pemerintah desa Jemaras Kidul juga mendorong upaya swasembada dan ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan lahan produktif. Dan tradisi Mapag Sri diharapkan bisa terus dilestarikan dan menjadi agenda rutin, sebagai upaya menjaga kearifan lokal serta memperkuat identitas budaya masyarakat Cirebon.

0 Komentar