Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Apdesi terus meningkatkan kolaborasi dalam mendorong pembangunan desa. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa menjadi fokus dalam kegiatan DPC Apdesi Kabupaten Kuningan tahun 2026, yang digelar di sekretariat Apdesi Jalan Muhammad Yamin.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan, pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa kolaborasi yang solid antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat.
Baca Juga:RSUD Waled Dorong Pengembangan Cancer Center Terintegrasi – VideoArmada Pengangkut Sampah Yang Berfungsi Hanya Sekitar 64 Unit – Video
Menurutnya, program pembangunan harus terintegrasi hingga ke tingkat desa agar dampaknya benar benar dirasakan masyarakat.
Selain itu, bupati juga menyoroti pentingnya konektivitas infrastruktur antarwilayah, terutama keterhubungan jalan desa dengan jaringan jalan kabupaten, provinsi hingga nasional. Hal ini dinilai mampu mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.
Di tengah keterbatasan anggaran, seluruh pemangku kepentingan diminta tetap optimistis dengan mengedapankan inovasi dan kolaborasi.
Sementara itu, Ketua DPC Apdesi Kabupaten Kuningan Henny Rosdiana menyampaikan, forum ini menjadi sarana konsolidasi kepala desa untuk menyamakan persepsi. Terutama dalam menghadapi tantangan pengelolaan dana desa dan alokasi dana desa.
Ke depan, Pemkab Kuningan bersama Apdesi berkomitmen memperkuat koordinasi dan kemitraan, guna mendorong pembangunan desa yang lebih terarah dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.