RADARCIREBON.TV – Paris Saint-Germain harus menelan kekalahan mengejutkan saat menghadapi Olympique Lyonnais dalam lanjutan Ligue 1 musim 2025/2026. Bermain di Parc des Princes, Paris, Senin (20/4/2026) dini hari WIB, Les Parisiens dipaksa takluk dengan skor 1-2 oleh tim tamu yang tampil lebih efektif.
Sejak awal pertandingan, Lyon langsung menunjukkan agresivitas tinggi dan tidak memberi ruang bagi PSG untuk mengembangkan permainan. Sosok paling menonjol dalam laga ini adalah Endrick, penyerang muda yang dipinjam dari Real Madrid. Ia menjadi aktor utama di balik kemenangan Lyon lewat kontribusi satu gol dan satu assist.
Gol pembuka Lyon tercipta sangat cepat, tepatnya pada menit ke-7. Endrick berhasil memanfaatkan umpan terobosan dari Afonso Moreira dengan penyelesaian dingin yang tak mampu dihentikan kiper PSG. Gol cepat ini membuat tuan rumah langsung berada di bawah tekanan.
Baca Juga:PSG vs Liverpool 2-0: Les Parisiens Perkasa di Anfield, Tiket Semifinal di TanganHasil Perempat Final dan Jadwal Semifinal Liga Champions 2026: PSG vs Bayern, Atletico vs Arsenal
Tak berhenti di situ, Lyon kembali menggandakan keunggulan pada menit ke-18. Kali ini, Endrick menunjukkan visi bermainnya dengan mengirim umpan matang dalam skema serangan balik cepat yang kembali diselesaikan dengan sempurna oleh Moreira. Skor 2-0 membuat PSG semakin kesulitan keluar dari tekanan.
Tertinggal dua gol, PSG mencoba meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang sempat diciptakan oleh Goncalo Ramos dan Bradley Barcola, namun rapatnya lini pertahanan Lyon membuat peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 2-0 untuk keunggulan tim tamu.
Memasuki babak kedua, pelatih Luis Enrique mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan sejumlah pemain bintang seperti Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele. Pergantian ini membuat serangan PSG semakin tajam dan lebih variatif.
PSG terus menggempur pertahanan Lyon sepanjang babak kedua. Peluang demi peluang berhasil diciptakan, termasuk tembakan keras Dembele pada menit ke-75 yang sayangnya hanya membentur tiang gawang. Dominasi penguasaan bola berada di tangan PSG, namun efektivitas serangan menjadi pembeda dalam laga ini.
Lyon sendiri memilih bermain lebih bertahan di babak kedua sambil sesekali mengandalkan serangan balik cepat. Strategi ini terbukti cukup efektif untuk meredam gempuran PSG yang semakin intens.
