Kylian Mbappe Dikecam Usai Real Madrid Tersingkir, Alvaro Arbeloa Beri Pembelaan

Kylian Mbappe
Kylian Mbappe dihujat, Alvaro Arbeloa membela. Foto: Instagram Kylian Mbappe / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, panen kritik tajam usai dinilai minim kontribusi pada fase bertahan ketika timnya tersingkir dari Liga Champions UEFA.

Penampilan sang bintang dinilai belum memenuhi harapan banyak orang, termasuk membantu lini belakang saat Real Madrid berada di bawah tekanan.

Pada beberapa momen krusial, Kylian Mbappe terlihat kurang aktif melakukan pressing dan tracking back untuk menutup peluang lawan.

Baca Juga:Juventus Menang Meyakinkan atas Bologna, Spalletti Puas dengan Progres TimArne Slot dan Virgil van Dijk Blak-blakan Usai Derby: Liverpool FC Menang, Tetapi Musim Belum Memuaskan

Hal itu memicu sorotan dari berbagai pihak, termasuk pecinta sepak bola dan pengamat, yang menganggap sebagai pemain modern, kontribusi pada pertahanan juga menjadi aspek penting, terlebih dalam turnamen sebesar Liga Champions.

Kendati demikian, pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, masih memberikan pembelaan pada anak asuhnya itu.

Alvaro Arbeloa menekankan bahwa peran utama Kylian Mbappe adalah sebagai ujung tombak yang fokus mencetak gol serta membuat banyak kesempatan, bukan menjadi pemain pertahanan.

Los Blancos melawat ke kandang Bayern Munchen, Allianz Arena, dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions, 16 April lalu. Real Madrid memerlukan kemenangan dengan selisih tiga gol atas Die Bayern, demi sukses lolos ke partai semifinal.

Mengingat pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu, 8 April 2026, Los Blancos menelan kekalahan dengan skor tipis 1-2.

Akan tetapi, Real Madrid tak mampu merealisasikan target itu, dan malah menelan kekalahan dengan skor 3-4.

Real Madrid pun tersingkir dari babak semifinal lantaran kalah agregat 4-6 dari Bayern Munchen.

Baca Juga:Garang di Kandang Lawan, Persija Jakarta Kuasai Statistik Tandang BRI Super LeagueManchester City Kian Dekat ke Gelar, Arsenal Kehilangan Konsistensi

Karena timnya tersingkir dari Liga Champions membuat para pemain Real Madrid dihujani hujatan dan kritik, termasuk Kylian Mbappe.

Penyerang Timnas Prancis itu dituding tak memberikan kontribusi besar untuk membantu pertahanan pada laga leg kedua di perempat final.

Padahal kala itu, Real Madrid bermain dengan 10 orang usai Eduardo Camavinga memperoleh kartu merah di menit ke-86. Akan tetapi, Alvaro Arbeloa justru memberikan pembelaan tegas pada Kylian Mbappe.

“Tidak ada yang perlu disesali dari Kylian. Dia tampil luar biasa, mencetak gol di kedua leg, dan menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan,” tandas Alvaro Arbeloa.

0 Komentar