RADARCIREBON.TV – Persaingan gelar juara Super League 2025/2026 kembali memanas setelah laga antara Persib Bandung melawan Dewa United berakhir imbang. Hasil tersebut membuat peta perburuan gelar berubah, sekaligus membuka peluang bagi Borneo FC dan Persija Jakarta untuk terus menekan dari bawah.
Dalam pertandingan pekan ke-28 yang digelar di Banten, Persib gagal mengamankan kemenangan setelah hanya bermain imbang 2-2. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu melalui aksi Alex Martins dan Ricky Kambuaya, Maung Bandung baru bisa bangkit setelah lawan kehilangan satu pemain akibat kartu merah. Situasi tersebut dimanfaatkan Persib untuk mengejar ketertinggalan hingga akhirnya mengamankan satu poin.
Hasil imbang ini membuat Persib kehilangan momentum untuk menjauh di puncak klasemen. Sebelumnya, mereka berada di posisi teratas dengan keunggulan poin atas para pesaing terdekat. Namun tambahan satu angka saja membuat jarak dengan Borneo FC dan Persija tidak lagi terlalu aman.
Baca Juga:Ricuh Dewa United Vs Bhayangkara FC: Kronologi Lengkap Insiden Tendangan Kungfu ke Leher LawanCatat! Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026 Semua Kelas dan Jam Tayang
Di sisi lain, hasil ini justru menjadi keuntungan tersendiri bagi Borneo FC dan Persija Jakarta. Kedua tim tersebut masih memiliki peluang untuk memangkas selisih poin, apalagi kompetisi masih menyisakan beberapa pertandingan penting. Bahkan, dalam skenario tertentu, peluang juara masih sangat terbuka jika Persib kembali terpeleset di laga berikutnya. Margin yang menipis ini membuat setiap laga sisa ibarat final bagi ketiga tim dalam perebutan gelar juara.
Perhitungan poin maksimal pun menjadi sorotan. Persib sejatinya masih berada di posisi paling diunggulkan karena unggul dalam perolehan angka. Namun, jika mereka gagal meraih kemenangan di beberapa laga sisa, maka Borneo FC bisa mengambil alih posisi puncak. Sementara itu, Persija Jakarta juga tetap memiliki kans, meski harus bergantung pada hasil tim lain dan menyapu bersih pertandingan tersisa.
Situasi ini membuat setiap pertandingan ke depan menjadi krusial. Persib tidak hanya dituntut untuk menang, tetapi juga menjaga konsistensi agar tidak kehilangan poin penting. Sebaliknya, Borneo FC dan Persija akan terus berupaya memanfaatkan setiap celah untuk mendekat.
Dengan sisa kompetisi yang masih cukup panjang, persaingan gelar juara dipastikan berlangsung ketat hingga pekan terakhir. Satu hasil imbang saja terbukti mampu mengubah dinamika klasemen, dan kini tekanan berada di pundak Persib untuk tetap menjaga posisi teratas. Kondisi ini menuntut skuad asuhan Bojan Hodak tampil fokus penuh di setiap laga agar tidak terpeleset di fase penentuan.
