Tapi ketika beban terasa semakin berat di satu sisi, gotong royong bisa berubah menjadi kewajiban sepihak yang melelahkan.
Pemerintah tentu punya kalkulasi. Tapi rakyat juga punya batas.
Dan jika batas itu terus diuji melalui BBM, melalui iuran, melalui biaya hidup yang tak kunjung jinak maka yang dipertaruhkan bukan hanya angka defisit.
