Meski pemerintah telah menyiapkan shelter bagi pedagang, sebagian pedagang di Watubelah Kabupaten Cirebon masih memilih berjualan di lokasi terlarang. Kondisi tempat yang dinilai lebih nyaman menjadi alasan utama.
Aktivitas pedagang es kelapa masih terlihat ramai di tepi Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Padahal, pemerintah daerah telah menyiapkan shelter sebagai tempat relokasi.
Namun, sejumlah pedagang menilai kondisi shelter belum layak untuk berjualan. Terutama karena suhu yang panas dan kurang nyaman bagi pembeli.
Baca Juga:Tasyakuran dan Peresmian Sekretariat KNPI Kota CirebonHUT Ke-25 Baznas Bertepatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon Ke-544 – Video
Karba, salah satu pedagang es kelapa di tepi Jalan Fatahillah menyebut, konsep pembangunan shelter dinilai belum sesuai dengan kebutuhan pedagang.
Selain pedagang, pelanggan juga menilai lokasi saat ini lebih nyaman untuk dikunjungi. Meski demikian, ia menilai penataan masih perlu ditingkatkan, terutama terkait parkir dan kebersihan.
Pedagang dan pelanggan berharap, pemerintah dapat menata kawasan Watu Belah secara lebih menyeluruh. Sehingga memberikan kenyamanan bagi semua pihak tanpa menghilangkan sumber penghidupan pedagang.