Pencarian korban anak hanyut di Sungai Kriyan Kota Cirebon akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan selama tiga hari, korban bernama Afandi Akbar (10) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir pantai Kesunean.
Setelah tiga hari proses pencarian, oleh tim SAR, dan tim gabungan, TNI, Polri, BPBD dan lainnya menyusuri Kali Kriyan, korban anak hanyut, bernama Afandi Akbar 10 tahun, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pesisir pantai Kesunean.
Sebelumnya korban, bersama empat temannya tengah bermain dan mandi di aliran sungai Kriyan, kawasan situs Lawangsanga, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Diduga karena tidak bisa berenang, korban tiba-tiba terbawa arus sungai yang cukup deras. Tiga orang temannya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus membuat usaha tersebut tidak berhasil, korban pun hilang terbawa arus sungai.
Baca Juga:Wabup Dorong Lulusan SMK Lebih Siap Kerja Dan Kreatif – VideoWarga Astapada Pasang Spanduk Sindiran Kecewa Jalan Rusak – Video
Dan pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, kabar duka akhirnya datang, korban ditemukan oleh seorang pemulung bernama Munardi yang tengah mencari barang bekas di sekitar lokasi.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke rumah duka di wilayah Mandalangan, Kelurahan Kesepuhan, menggunakan ambulans.
Peristiwa ini menjadi perhatian penting bagi para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar sungai atau area berisiko lainnya.