Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Cirebon menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar di Kota Cirebon pada 10 Mei mendatang. Dalam rapat tersebut, seluruh rangkaian acara, jalur kirab hingga peninjauan lapangan dimatangkan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Cirebon terus mematangkan untuk persiapan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan berlangsung di Kota Cirebon pada 10 Mei mendatang.
Dalam rapat koordinasi yang digelar pada Kamis pagi, seluruh unsur pelaksana telah membahas dan menyepakati teknis pelaksanaan acara. Bahkan usai rapat, tim panitia langsung melakukan peninjauan lapangan guna memastikan kesiapan jalur kirab dan fasilitas pendukung lainnya.
Baca Juga:Ajak Duduk Satu Meja, KNPI Kota Cirebon: Hentikan Disharmoni, Saatnya Kolaborasi NyataDispora Kab. Cirebon Genjot Pembinaan Olahraga – Video
Kirab budaya ini rencananya hanya berlangsung selama satu malam. Rute kirab diperkirakan tidak lebih dari dua kilometer, dimulai dari kawasan pelabuhan hingga menuju lokasi panggung utama Alun-Alun Kesepuhan.
Rangkaian kirab akan menampilkan Mahkota Binokasih sebagai simbol sejarah Tatar Sunda. Selain kereta kencana dan pasukan berkuda, pergelaran budaya dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat juga akan turut meramaikan acara.
Setiap peserta diwajibkan mengenakan pakaian adat dan menampilkan kesenian tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya dan adat sunda. Selain menjadi agenda budaya, kegiatan ini juga menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, kota dalam penataan wilayah.
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda sendiri digelar untuk mengenang sejarah penyatuan Kerajaan Sunda dan Galuh, sekaligus menghidupkan kembali semangat kebudayaan dan kebersamaan masyarakat Tatar Sunda.