Jenis Hewan Pembawa Hantavirus dan Cara Penularannya yang Perlu Diketahui Masyarakat

Jenis Hewan Pembawa Hantavirus dan Cara Penularannya yang Perlu Diketahui Masyarakat
Ilustrasi hantavirus. (Sumber: pinterest)
0 Komentar

Kementerian Kesehatan RI sebelumnya mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus hantavirus di Indonesia berasal dari jenis Seoul Virus. Meski gejalanya cenderung lebih ringan dibanding strain Andes Virus yang sempat dikaitkan dengan wabah di kapal pesiar, infeksi tetap tidak boleh dianggap sepele karena dapat berkembang menjadi kondisi berbahaya jika terlambat ditangani.

Untuk mencegah penularan, masyarakat dianjurkan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, terutama area penyimpanan barang atau makanan. Jika menemukan kotoran tikus, area tersebut sebaiknya disemprot cairan disinfektan terlebih dahulu sebelum dibersihkan. Penggunaan masker dan sarung tangan juga sangat dianjurkan agar partikel virus tidak terhirup. Selain itu, penting memastikan tidak ada celah masuk bagi tikus di dalam rumah agar risiko kontaminasi dapat ditekan.

Pakar kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam dan sesak napas setelah beraktivitas di lingkungan yang banyak tikus. Penanganan dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi serius akibat infeksi hantavirus.

0 Komentar