Timnas Indonesia Fokus Regenerasi, John Herdman Siapkan Fondasi Menuju Piala Dunia 2030

Dony Tri Pamungkas
Dony Tri Pamungkas tampil dalam laga FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. foto : pinterest
0 Komentar

Diaspora Jadi Bagian Proyek 2030

Tak hanya fokus pada pemain lokal, Timnas Indonesia juga terus memantau talenta diaspora di luar negeri. Herdman mengungkapkan ada beberapa pemain muda keturunan Indonesia yang sedang dipantau di Jerman, Belanda, Australia, hingga Amerika Serikat.

Ia ingin menciptakan keseimbangan antara pemain lokal dan diaspora demi meningkatkan kualitas skuad Garuda.

“Kita membutuhkan lebih banyak pemain tier satu dan tier dua yang bermain di liga top Eropa atau mendekati level itu,” ujar Herdman.

Baca Juga:John Herdman Jadikan Piala AFF dan FIFA Matchday Ajang Seleksi Besar Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027John Herdman Blak-blakan Pantau 6 Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia: Butuh Lebih Banyak Pesepak Bola

Langkah ini dinilai penting agar Timnas Indonesia memiliki pemain dengan pengalaman kompetisi elite yang mampu meningkatkan standar permainan nasional.

Pengalaman Internasional Jadi Faktor Penting

Menurut Herdman, pengalaman bermain di level internasional menjadi salah satu kunci percepatan perkembangan pemain muda. Semakin cepat pemain merasakan atmosfer pertandingan besar, semakin besar peluang mereka berkembang ke level lebih tinggi.

Karena itu, ajang seperti FIFA Matchday, Piala AFF, hingga turnamen kelompok umur akan dimanfaatkan sebagai sarana seleksi sekaligus pembentukan mental pemain muda Timnas Indonesia.

Proyek menuju Piala Dunia 2030 memang masih panjang. Namun di bawah kepemimpinan John Herdman, Timnas Indonesia mulai membangun fondasi baru dengan fokus pada regenerasi, pembinaan usia muda, dan peningkatan kualitas pemain diaspora.

Jika proses ini berjalan konsisten, skuad Garuda berpeluang memiliki generasi emas baru yang mampu bersaing di level Asia bahkan dunia.

0 Komentar