RADARCIREBON.TV – Timnas Indonesia mulai menghadapi persoalan serius di lini depan. Dalam beberapa musim terakhir, stok striker lokal berkualitas terus menipis seiring dominasi pemain asing di kompetisi domestik, khususnya di BRI Super League 2025/2026.
Situasi ini menjadi perhatian banyak pengamat sepak bola nasional karena posisi penyerang kini lebih sering ditempati pemain impor. Dampaknya, striker lokal kehilangan menit bermain dan kesulitan berkembang secara konsisten di level tertinggi.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan, menilai perubahan regulasi kuota pemain asing menjadi salah satu penyebab utama krisis striker lokal di Indonesia.
Baca Juga:John Herdman Jadikan Piala AFF dan FIFA Matchday Ajang Seleksi Besar Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027John Herdman Blak-blakan Pantau 6 Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia: Butuh Lebih Banyak Pesepak Bola
Menurutnya, penambahan kuota pemain asing dari tujuh menjadi sebelas pemain membuat persaingan semakin berat bagi talenta lokal, terutama di sektor lini depan.
“Karena dengan penambahan pemain asing, pemain lokal makin sulit berkembang. Hampir semua posisi penting sekarang diisi pemain impor,” ujar Bung Ropan.
Striker Lokal Mulai Kehilangan Tempat
Fenomena ini terlihat jelas dari daftar top skor liga musim ini yang mayoritas diisi penyerang asing. Klub-klub papan atas lebih memilih striker impor karena dianggap lebih matang secara fisik, pengalaman, dan produktivitas gol.
Padahal, Indonesia pernah memiliki era emas striker lokal dengan nama-nama besar seperti Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, hingga Boaz Solossa yang mampu menjadi andalan klub maupun Timnas Indonesia dalam waktu lama.
Saat itu, kompetisi domestik memberikan ruang lebih besar bagi pemain lokal untuk berkembang. Regenerasi striker berjalan alami karena banyak pemain muda mendapat kesempatan tampil reguler.
Kini kondisi tersebut mulai berubah drastis. Banyak klub memilih jalur instan dengan merekrut striker asing untuk mengejar prestasi cepat.
Eksel Runtukahu Jadi Harapan Baru
Di tengah minimnya striker lokal yang menonjol, nama Eksel Runtukahu mulai mendapat perhatian. Penyerang muda milik Persija Jakarta itu dinilai menjadi salah satu striker lokal paling konsisten musim ini.
Baca Juga:Harga Perak Dunia Turun Tipis usai Melonjak 2 Persen, Investor Waspadai Yield Obligasi ASHarga Emas Dunia Naik Tipis di Tengah Lonjakan Yield Obligasi AS dan Konflik Iran
Bung Ropan menyebut Eksel masih mampu bersaing di tengah dominasi pemain asing setelah mencetak enam gol sepanjang musim berjalan.
