Timnas Indonesia Fokus Regenerasi, John Herdman Siapkan Fondasi Menuju Piala Dunia 2030

Dony Tri Pamungkas
Dony Tri Pamungkas tampil dalam laga FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. foto : pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Timnas Indonesia mulai membangun proyek jangka panjang menuju Piala Dunia 2030. Pelatih anyar John Herdman kini fokus memantau talenta muda lokal hingga pemain diaspora demi menciptakan generasi baru skuad Garuda yang lebih kompetitif.

Dalam beberapa tahun ke depan, agenda Timnas Indonesia dipastikan padat. Selain menghadapi FIFA Matchday dan Piala Asia AFC 2027, target besar yang mulai disusun adalah membawa Indonesia bersaing di level dunia pada 2030.

Herdman menilai regenerasi pemain menjadi fondasi utama dalam proyek tersebut. Pelatih asal Inggris itu menggunakan pengalamannya saat membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 sebagai referensi pembangunan skuad jangka panjang.

Baca Juga:John Herdman Jadikan Piala AFF dan FIFA Matchday Ajang Seleksi Besar Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027John Herdman Blak-blakan Pantau 6 Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia: Butuh Lebih Banyak Pesepak Bola

Menurutnya, perkembangan pemain muda bisa berubah sangat cepat jika mendapatkan sistem pembinaan dan pengalaman yang tepat.

Regenerasi Jadi Prioritas Timnas Indonesia

Herdman menegaskan pembangunan Timnas Indonesia tidak bisa dilakukan secara instan. Ia ingin membentuk kerangka tim yang memiliki arah jelas menuju Piala Dunia 2030.

“Hal terpenting adalah memahami timnas ini ingin dibawa ke mana pada tahun 2030,” ujar Herdman.

Ia mencontohkan pengalaman di Kanada ketika beberapa pemain yang awalnya tidak masuk radar justru berkembang menjadi pemain elite Eropa. Nama seperti Tajon Buchanan dan Jonathan David disebut Herdman sebagai bukti bahwa proses regenerasi selalu bersifat dinamis.

Karena itu, Timnas Indonesia kini mulai memperluas pemantauan pemain muda, termasuk dari kelompok usia remaja.

Talenta Lokal Mulai Dipantau Lebih Serius

Selain pemain senior, Herdman juga memberi perhatian besar pada kompetisi usia muda dan pemain muda yang tampil reguler di klub Liga Indonesia.

Ia menyebut pemain seperti Alfharezzi Buffon layak mendapatkan kesempatan lebih besar karena sudah tampil konsisten bersama Borneo FC.

Baca Juga:Harga Perak Dunia Turun Tipis usai Melonjak 2 Persen, Investor Waspadai Yield Obligasi ASHarga Emas Dunia Naik Tipis di Tengah Lonjakan Yield Obligasi AS dan Konflik Iran

Menurut Herdman, pemain muda potensial perlu dipercepat proses perkembangannya melalui pengalaman internasional.

“Pemain seperti itu perlu diberi kesempatan sekarang untuk menunjukkan kualitas mereka di level lebih tinggi,” katanya.

Herdman juga menekankan pentingnya koordinasi dengan departemen teknik Timnas Indonesia dalam memantau pemain usia 15 hingga 19 tahun sebagai bagian dari regenerasi jangka panjang.

0 Komentar