Diprediksi Hengkang dari Napoli, Antonio Conte Incar Kursi Panas Timnas Italia yang Kosong

Pelatih Napoli
Antonio Conte, memberikan instruksi kepada pemain dari pinggir lapangan pada laga Serie A melawan Pisa. Sumber img:@officialsscnapoli
0 Komentar

RADARCIREBON.TV– Panggung pencarian pelatih baru untuk Timnas Italia kembali menghangat. Nama Antonio Conte dilaporkan santer menjadi target utama Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk mengisi kursi kosong peninggalan Gennaro Gattuso. Situasi ini bukan sekadar rumor transfer semata, melainkan potret nyata persiapan FIGC untuk membawa Gli Azzurri bangkit dari fase tergelap usai gagal lolos tiga kali beruntun ke putaran final Piala Dunia.

Di tengah hiruk-pikuk bursa kepelatihan yang menanti sejumlah klub raksasa Italia, FIGC pun mulai tancap gas bergerak cepat. Tidak hanya mengandalkan perburuan biasa, mereka juga bersiap melakukan revolusi total pada 22 Juni mendatang melalui pemilihan presiden anyar.

Kurang Harmonis dengan Manajemen, Conte Pilih Hengkang dari Napoli

Antonio Conte diprediksi akan mengakhiri masa baktinya di Napoli lebih cepat setahun penuh dari jadwal kontraknya yang berlaku hingga Juni 2027. Pelatih asal Italia itu dilaporkan telah mengambil keputusan mundur pasca memimpin rapat tertutup dengan sang presiden, Aurelio De Laurentiis.

Baca Juga:Rasmus Hojlund Resmi Perkuat Napoli Secara Permanen, 'Masa Kecilku Jadi Kenyataan'Napoli Kunci Tiket Liga Champions, Man United Ketiban Durian Runtuh

Menurut laporan Fabrizio Romano, kesepakatan damai tanpa pesangon tengah digodok di belakang layar. Conte disebut tidak lagi mendiskusikan proyek baru di Naples dan memilih untuk mengundurkan diri secara baik-baik. Alasan utama di balik kepergiannya tak lain adalah konflik internal. Conte diketahui ingin memiliki otonomi penuh dalam mengatur taktik, tapi klub ingin mengintervensi proses pergantian pemain.

FIGC Siap Memanfaatkan Situasi untuk Memulihkan Marwah Sepak Bola Italia

FIGC saat ini sedang mempersiapkan pemilihan presiden pada 22 Juni. Kondisi ini menjadi momentum sempurna bagi Conte untuk membangun kembali fondasi tim dari bawah. Pekerjaan utamanya kelak adalah menyusun ulang strategi agar Italia tidak kembali gagal ke Piala Dunia 2028.

Sebagai informasi, tim Biru Langit sudah tiga kali gagal tampil di pesta bola dunia. Teranyar, kekalahan telak dari Bosnia & Herzegovina di babak play-off pada Maret lalu menjadi pukulan telak yang membuat Gennaro Gattuso memilih mundur dari kursi pelatih.

Prestasi Gemilang Conte Bersama Napoli dan Italia

Bersama Napoli, Conte berhasil membangkitkan tim yang sempat terpuruk di peringkat ke-10 pada 2024 menjadi juara Serie A musim lalu dan mengamankan tiket Liga Champions pada musim ini. Meskipun puasa gelar di musim 2025/2026, keberhasilannya meraih poin wajib merupakan bukti kapasitasnya sebagai “juru selamat”.

0 Komentar