3. William Saliba
Bek tengah Prancis itu disebut Vieira sebagai “Sol Campbell yang lebih cepat”. Saliba dianggap memiliki fisik sempurna dan kemampuan membaca permainan yang matang meski usianya masih muda.
4. David Raya
Meskipun Jens Lehmann adalah kiper yang baik, Vieira menilai Raya memiliki distribusi bola yang jauh lebih unggul. “Di era sepak bola modern, kiper harus bisa membangun serangan dari belakang. Raya melakukan itu dengan level elit,” ujarnya.
Siapa yang Tersingkir?
Pernyataan Vieira tentu memicu perdebatan sengit. Jika kelima pemain tersebut masuk ke starting XI The Invincibles, maka siapa yang harus tersingkir? Vieira dengan diplomatis menjawab, “Sepak bola berevolusi. Tim 2003/2004 kami hebat, tetapi skuad Arteta 2026 memiliki kecepatan dan intensitas yang berbeda.”
Baca Juga:Update Lengkap Premier League 2025/2026: Arsenal Juara, Haaland Top Skor, Tottenham Terancam DegradasiArsenal Resmi Juara Liga Inggris 2025/2026 Setelah Manchester City Tertahan di Vitality Stadium
Ia menegaskan bahwa perbandingan ini bukan untuk merendahkan rekan-rekannya dulu, melainkan untuk mengapresiasi kualitas generasi baru Arsenal yang berhasil mengakhiri puasa gelar Premier League selama 22 tahun.
Reaksi dari Kubu The Invincibles
Sementara itu, beberapa legenda The Invincibles lainnya seperti Ray Parlour dan Martin Keown juga memberikan tanggapan beragam. Parlour setuju dengan Vieira soal Rice dan Saka, tetapi ragu dengan klaim Odegaard menggantikan Bergman. “Bergkamp adalah fenomena yang tak tergantikan,” ujar Parlour.
Keown justru menambahkan nama Gabriel Magalhaes ke dalam daftar. Menurutnya, bek Brasil itu layak disebut sebagai “Kolo Toure yang lebih konsisten”.
Kini, perdebatan soal perbandingan dua era keemasan Arsenal pun resmi terbuka. Apapun pendapat publik, yang jelas Meriam London saat ini sedang menikmati masa kejayaan yang telah lama dinanti.
