Rp22 Triliun Demi Mimpi Premier League, Habis Manis Sepah Disingkirkan? Jatah Juara Arsenal Tak Main-Main

Mikel Arteta
merayakan gelar Premier League 2025–2026 sambil mengacungkan trofi di hadapan ribuan pendukung di Emirates Stadium, Rabu (20/5/2026)sumber img:@arsenal
0 Komentar

RADARCIREBON.TV– Selama 22 tahun, mahkota Premier League terasa begitu jauh dari jangkauan publik Emirates. Puasa gelar yang panjang itu akhirnya sirna pada Selasa (19/5/2026). Di balik euforia pesta juara Mikel Arteta, terselip fakta mencengangkan lainnya: butuh dana segar setidaknya 1 miliar euro, atau setara dengan Rp22 triliun, untuk membentuk skuad yang mampu mengakhiri “musim paceklik” Meriam London.

Pengeluaran ini tentu bukanlah angka kecil, laksana investasi besar bernilai jual. Di tengah gempuran kritik bahwa prestasi harus dibangun dengan uang, Arsenal membalikkan keadaan. Manajemen “besar pasak daripada tiang”, bergerak merekrut pilar-pilar kelas dunia untuk mengubah sang “The Invincibles” modern.

Terjawab Sudah, Belanja Besar Berbuah Manis

Mikel Arteta mulai membangun fondasi tim pada 2020. Ia tidak sekadar menggurui anak asuhnya, tetapi juga aktif membenahi lini demi lini dengan pemain-pemain bintang. Strategi ini awalnya diragukan, tapi siapa sangka hasilnya kini terbayar sudah.

Baca Juga:11 Momen Sakral yang Mengantar Arsenal Juara Premier League, Dari Keputusan Kontroversial Hingga Kutukan PalacUpdate Lengkap Premier League 2025/2026: Arsenal Juara, Haaland Top Skor, Tottenham Terancam Degradasi

Kesabaran sang pelatih dibayar lunas dengan trofi Premier League yang terakhir kali mereka rasakan di era The Invincibles. Mantan kiper Inggris, Paul Robinson, turut mengomentari di BBC: “Betul Anda bisa memberi mereka ratusan juta pound, tetapi Anda harus membentuk uang itu menjadi sebuah tim juara. Hadiah terbaik yang bisa Anda berikan kepada seorang pelatih yang bagus adalah waktu”.

Daftar Belanja Mahal yang “Berbuah” Manis

Statistik belanja pemain sejak 2020 hingga 2026 menunjukkan beberapa fakta menarik. Meski membelanjakan hingga 1,03 miliar euro (Rp 22 triliun), total penjualan Arsenal mencapai sekitar 300 juta euro, sehingga pengeluaran bersih mereka untuk transfer adalah 735 juta euro (Rp 13 triliun). Berikut adalah lima pembelian termahal di era Arteta:

1. Declan Rice (West Ham): 116,6 juta euro — Gelandang bertahan yang langsung menjadi kapten tim.

2. Kai Havertz (Chelsea): 75 juta euro — Fleksibel di lini depan dan gelandang serang.

3. Ben White (Brighton): 58,5 juta euro (versi lain menyebut 60 juta euro) — Bek serbaguna.

4. Gabriel Jesus (Manchester City): 52,2 juta euro — Striker tajam.

5. Martin Odegaard (Real Madrid): 35 juta euro setelah masa pinjaman.

Selain itu, Gabriel Magalhaes didatangkan dengan harga 26 juta euro, menjadi rekrutan termahal ke-8 di era Arteta, menambah solidnya lini pertahanan.

0 Komentar