KWT Serang Mandiri Kembangkan Pepaya Dan Ikan Nila – Video

KWT Serang Mandiri Kembangkan Pepaya Dan Ikan Nila
0 Komentar

Kelompok Wanita Tani atau KWT Serang Mandiri di desa Serang, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, mulai mengembangkan budidaya pepaya california dan ikan nila. Program ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan desa. ‎ ‎

Kelompok Wanita Tani, KWT Serang Mandiri desa Serang, Kabupaten Cirebon, memanfaatkan pekarangan dan area kolom untuk mengembangkan tanaman pangan dan budidaya ikan. Kegiatan ini melibatkan ibu ibu PKK dan kader desa dalam program ketahanan pangan rumah tangga. ‎

Ketua KWT Serang Mandiri, Kristina mengatakan, program diawali dari skala rumahan dengan menanam sayur sayuran seperti sawi, cabai, dan tomat di pekarangan warga. Selain itu, KWT juga mengembangkan tanaman pepaya california yang dinilai cocok dengan kondisi tanah desa Serang. ‎ ‎

Baca Juga:6 Rumah Di Sedong Kidul Terendam Banjir Kiriman – VideoBadan Jalan Penghubung Nagrak Logikaum Terkisis – Video

Menurut Kristina, pepaya california dipilih karena memiliki masa panen yang cepat dan dapat dipanen setiap satu minggu sekali. Hasil penjualan pepaya diharapkan dapat menjadi tambahan pendapatan bagi para ibu rumah tangga. ‎ ‎

Selain tanaman pangan, KWT Serang Mandiri juga membudidayakan ikan nila belanda dalam skala kecil. Panen ikan dilakukan setiap enam bulan sekali dengan hasil mencapai satu hingga empat kuintal. ‎ ‎

Kristina menyebut, ke depan hasil panen ikan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, namun juga akan diolah menjadi produk siap masak dan frozen food untuk meningkatkan nilai jual. ‎‎ ‎

Saat ini, Kelompok Wanita Tani Serang Mandiri masih dalam tahap pengembangan dan belum memberikan pendapatan asli desa. Meski demikian, program ini dinilai menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat desa. ‎ ‎

KWT Serang Mandiri berharap semakin banyak perempuan desa yang terlibat dalam kegiatan produktif agar dapat membantu perekonomian keluarga tanpa meninggalkan peran di rumah tangga.

0 Komentar