Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, menyebabkan luapan Kali Cijurai mengakibatkan longsor di jalur penghubung Nagrak–Logikaum, Selasa pagi. Akibat banjir infrastruktur vital berupa jalan penghubung antara desa Sedong Kidul dan desa Karangwuni, Selasa pagi, amblas dan putus sepanjang 40 meter.
Terlihat tampak longsoran dan retakan jalan yang menambah menyempit diakibatkan jalan yang tergerus arus deras membuat akses transportasi masyarakat lumpuh total. Peristiwa ini mengganggu akses utama warga yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kecamatan Sedong hingga Kabupaten Kuningan.
Selain mengikis badan jalan, luapan air juga sempat masuk ke permukiman warga di sekitar lokasi terdampak. Sekretaris desa Karangmuni, Febi Apriadi Habi menjelaskan, hujan deras mulai turun sejak selepas salat Isya hingga menjelang tengah malam.
Baca Juga:6 PKL Ditegur, Satu Lapak Di Trotoar Jalan Yos Sudarso Dibongkar – Video KDMP Desa Kepuh Siap Rekrut 18 Pegawai – Video
Pemerintah desa bersama unsur Muspika dan instansi terkait langsung melakukan koordinasi penanganan darurat di lokasi bencana. Petugas gabungan dari bBWS, Polsek, Koramil, serta pihak kecamatan telah turun ke lokasi untuk melakukan penanggulangan sementara agar akses jalan tetap dapat dilalui, khususnya kendaraan roda dua.
Menurut Febi, jalur tersebut merupakan akses vital masyarakat karena menjadi jalur tercepat penghubung warga Sedong dan wilayah Kuningan menuju pasar maupun pusat aktivitas ekonomi.
Pihak desa berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut, terutama perbaikan akses jalan dan penanganan permanen di area rawan longsor dan banjir.