Meninggalkan Warisan 20 Trofi dan Gaya Bermain yang Mendunia
Sosok yang juga pernah menukangi Barcelona dan Bayern Munich itu bakal mengakhiri masa baktinya di Etihad Stadium dengan koleksi 20 trofi dari berbagai ajang. Statistik ini langsung menempatkannya sebagai pelatih tersukses kedua dalam sejarah Premier League setelah Sir Alex Ferguson.
Dari belasan trofi tersebut, Guardiola berhasil mempersembahkan enam gelar Premier League, termasuk rekor fantastis empat musim beruntun (2021 hingga 2024) yang belum pernah ditorehkan klub lain di era Premier League. Di musim perdananya (2017/18), ia membawa Manchester City meraih titel dengan koleksi 100 poin, menjadikan The Citizens sebagai satu-satunya tim dalam sejarah yang mampu menembus angka fantastis tersebut.
Selain menguasai panggung domestik, City di bawah komando Guardiola akhirnya berhasil mengangkat trofi Liga Champions pertamakali dalam sejarah klub pada musim 2022/2023. Meskipun gagal mempertahankan mahkota Premier League di musim terakhirnya karena kemenangan Arsenal yang tak terkejar, Guardiola tetap berhasil menyelamatkan muka dengan mempersembahkan trofi ganda domestik (Piala Liga & Piala FA) di tahun 2026. Pertandingan kandang terakhirnya melawan Aston Villa pada Minggu (24/5/2026) nanti akan menjadi panggung perpisahan yang emosional bagi legenda hidup tersebut.
Baca Juga:Bidikan Meriam Kembali Meletus usai 22 Tahun Lalu, Arsenal Sudah Fokus Buru Kroupi & AlvarezNorwegia Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Siap Jadi Kuda Hitam Turnamen
Mantan Asisten Jadi Pewaris Takhta: Era Maresca Menanti
Menyusul pengumuman mengejutkan tersebut, Manchester City langsung tancap gas mencari figur pengganti. Pilihan utama klub jatuh kepada Enzo Maresca, yang sebelumnya bertindak sebagai asisten Guardiola dan menjadi bagian integral dari keberhasilan treble musim 2022/2023.
Pelatih asal Italia berusia 46 tahun itu disebut-sebut telah mencapai kesepakatan prinsip dengan City untuk kontrak berdurasi tiga tahun. Ia dipercaya mampu melanjutkan warisan taktis Guardiola karena sudah sangat paham dengan seluk beluk skuad dan filosofi permainan klub. Sebelum berpisah dengan The Blues pada Januari 2026, Maresca sempat mencatatkan namanya bersama Chelsea dengan merengkuh trofi Liga Conference dan Piala Dunia Antarklub. Rumor ini semakin kencang terdengar setelah kandidat legendaris lain, seperti Vincent Kompany, yang santer disebut sempat menjadi incaran namun justru memilih bertahan di Bayern Munich.
