FC Bayern München, Berita dan Rumor – 'Dia Sama Sekali Tidak Tertarik': Michael Olise Kehilangan Peluang Senil

Michael Olise
berduel memperebutkan bola dengan pemain belakang Real Madrid CF dalam laga pramusim Sumber img:@realmadrid
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Ada satu hal unik yang mungkin jarang Anda sadari dari penampilan Michael Olise bersama Bayern München. Jika Anda jeli, Anda pasti akan melihat bahwa pemain muda Prancis itu selalu berganti-ganti merek sepatu bola di setiap pertandingan. Mulai dari Nike, Adidas, hingga Puma, bebas tanpa terikat sponsor satu pun. Ternyata, di balik gaya bermainnya yang menghibur, keputusan pribadinya ini membuatnya secara sukarela melepas pendapatan sampingan hingga jutaan Euro per tahun. Ini bukan sekadar isu sepele, melainkan potret langka bahwa seorang pesepak bola papan atas rela mengorbankan nilai finansial demi kemerdekaan dan preferensi gaya pribadi.

Kebebasan Memilih Sepatu Lebih Berharga dari Uang

Menurut sebuah laporan dari L’Equipe (24/5/2026), bintang asal Prancis yang kini bersinar di Liga Jerman itu memang sengaja menolak semua tawaran menggiurkan dari berbagai merek olahraga. Seorang sumber dekat Olise mengatakan, “Dia tidak memiliki kontrak dengan merek apapun, dia sama sekali tidak tertarik dengan tawaran itu”. Hal ini menjadi sangat tidak biasa mengingat performa impresifnya bersama Bayern dalam dua musim terakhir. Musim ini saja, ia telah mencatatkan 18 gol dan 29 assist dalam 45 penampilan.

Bandingkan dengan rekan setimnya di Bayern, Jamal Musiala, yang diperkirakan mengantongi sekitar 6 juta Euro per tahun hanya dari sponsor sepatu Nike, maka dapat dibayangkan berapa banyak uang yang rela ‘dibuang’ Olise ke laut demi kebebasannya.

Baca Juga:Jose Mourinho Disebut Ingin Datangkan 3 Pemain Baru ke Real Madrid pada Bursa Transfer 2026Mourinho Effect! Antonio Rudiger Pilih Bertahan di Real Madrid Usai Terpesona Sosok Mourinho

Sponsor Ikut Atur, Olise Malas Ribet

Motif utama dibalik penolakan Olise adalah keinginan untuk tetap “kontrol penuh”. Biasanya, kontrak dengan merek besar akan mengikat pemain untuk memakai produk tertentu dalam setiap latihan dan pertandingan, membatasi variasi serta fleksibilitas. Sebaliknya, ia lebih senang menjadi “freelancer” yang setiap pekannya bisa memilih warna dan tipe sepatu favoritnya.

Sumber di klub juga menyebut bahwa ia seringkali hadir di sesi latihan dengan menggunakan koleksi pribadinya yang langka. Olise lebih mementingkan performa dan kepercayaan diri di atas lapangan daripada tekanan klausul komersial. Dengan total kontribusi 90 gol plus assist selama dua tahun di Munich, bayaran yang ia “tolak” itu tentu tidak akan mempengaruhi gaya hidupnya sebagai pesepak bola.

0 Komentar