RADARCIREBON.TV – Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa tagihan listrik bulanan tiba-tiba membengkak meskipun tidak ada pemakaian berlebih? Bisa jadi penyebabnya adalah kebiasaan kecil namun berdampak besar: membiarkan kabel peralatan elektronik tetap menancap di stop kontak meskipun perangkat sedang tidak digunakan. Fenomena yang disebut vampire energy atau standby power ini bukanlah mitos belaka, melainkan fakta ilmiah di balik membengkaknya biaya listrik rumah tangga.
Di tengah gaya hidup serba instan dan malas mencabut kabel, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai gencar mengingatkan masyarakat akan bahaya pemborosan ini. Tidak hanya merugikan secara finansial, kebiasaan ini juga berdampak pada pemborosan energi nasional secara keseluruhan. Berikut 5 peralatan elektronik yang paling boros menyedot listrik meski dalam mode siaga, berdasarkan hasil riset dari berbagai lembaga konsumen dan efisiensi energi.
1. Set Top Box & Dekoder TV (Siaga Paling Rakus)
Berdasarkan penelitian dari National Renewable Energy Laboratory (NREL) AS dan diadaptasi oleh DataCenter Indonesia (DCI), perangkat dekoder TV atau set top box adalah “biang kerok” paling rakus dalam mode siaga. Dengan daya rata-rata antara 20 hingga 30 watt saat tidak digunakan, perangkat ini bisa menghabiskan hingga 250 kWh per tahun hanya untuk menyalakan lampu indikator kecil. Jika dibiarkan terus menerus, biaya yang terbuang bisa mencapai ratusan ribu rupiah per tahun.
Baca Juga:Mengenal Digital Lifestyle: Gaya Hidup Modern yang Mengubah Cara Belajar, Bekerja, dan BeraktivitasRevolusi AI 2026: Teknologi Cerdas yang Mengubah Gaya Hidup Manusia Secara Drastis
2. Komputer Desktop & Laptop dengan Adaptor Tertancap
Komputer desktop dalam mode sleep (tidur) atau bahkan ketika sudah di-shutdown tetapi kabel masih terhubung, masih mengonsumsi listrik sekitar 5 hingga 15 watt. Adaptor laptop yang dibiarkan menancap di stop kontak meskipun laptop sudah dilepas juga sama borosnya. Listrik tetap mengalir untuk mengisi daya baterai yang mungkin sudah penuh atau sekadar memanaskan komponen internal. Bagi Anda yang jarang mematikan komputer sepenuhnya, pertimbangkan untuk mencabut kabel atau menggunakan stabilizer dengan sakelar.
3. Pengisi Daya (Charger) HP & Gadget
Meskipun daya yang disedot kecil (sekitar 0,1 hingga 2 watt), charger yang dibiarkan menancap di stop kontak merupakan pemborosan yang paling banyak dilakukan masyarakat. Jika dihitung secara kumulatif dalam satu rumah (setiap anggota keluarga memiliki 1-2 charger), angka pemborosan menjadi signifikan. Selain boros, membiarkan charger tanpa beban juga berisiko menyebabkan korsleting listrik, terutama jika perangkat sudah usang.
