Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara atau TPS Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, kian memprihatinkan. Sampah meluber hingga memakan sekitar seperempat badan jalan dan menimbulkan bau menyengat. Kondisi ini dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu lingkungan permukiman hingga persawahan.
TPS yang berada di pinggir jalan menuju Gunungjati yang berada di Desa Dawuan Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon ini terlihat dipenuhi tumpukan sampah yang meluber hingga ke bahu jalan. Posisinya yang diapit oleh pemukiman dan persawahan membuat dampak sampah langsung dirasakan warga sekitar.
Bau menyengat tercium hingga ke rumah-rumah warga. Selain itu, sampah plastik dan kotoran juga terlihat menyebar ke area sawah saat tertiup angin.
Baca Juga:Tak Dikelola Dengan Baik, Sampah TPS Desa Tegalkarang Tutup JUT – VideoTPS Pasar Minggu Palimanan Luber, Pedagang Pilih Tutup Lapak – Video
Salah satu petani Desa Dawuan, Sukat menyatakan, kondisi TPS yang meluber sudah terjadi sejak dua tahun terakhir. Menurutnya, volume sampah terus meningkat karena banyak warga dari berbagai wilayah membuang sampah ke lokasi tersebut.
Sukat menjelaskan, meski sempat dilakukan pengangkutan, tumpukan sampah cepat kembali penuh karena sampah terus datang setiap hari. Warga menyebut, saat sampah tidak terangkut, sebagian sampah terpaksa dibakar atau dipendam untuk mengurangi tumpukan.
Sukat yang sawahnya berada tepat di belakang TPS mengaku kondisi tersebut mempengaruhi kebersihan area pertanian. Sampah yang terbang ke sawah dinilai mengganggu kualitas padi dan kenyamanan saat bekerja.
Warga menduga terbatasnya pengangkutan sampah menjadi penyebab TPS terus meluber. Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menambah frekuensi pengangkutan serta menata ulang TPS agar tidak terus menjadi sumber pencemaran lingkungan.