Peringatan Mengejutkan untuk Argentina: Jangan Lagi Bergantung pada Messi!

foto
(INSTAGRAM/@leomessi)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Timnas Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan pundak yang cukup berat. Menyandang status sebagai juara bertahan usai angkat trofi di Qatar pada 2022 lalu, langkah Albiceleste kali ini dipastikan tidak akan mudah.

Salah satu sorotan utama tentu saja tertuju pada sang megabintang sekaligus kapten tim, Lionel Messi.

Pada edisi 2022 silam, Messi tampil kesetanan dengan menggelontorkan tujuh gol dan tiga assist, yang sekaligus mengantarkannya menyabet gelar pemain terbaik turnamen. Namun, cerita di Piala Dunia 2026 kali ini jelas sudah berbeda.

Baca Juga:Prediksi Skor Belgia vs Mesir 16 Juni 2026: Setan Merah Lebih Diunggulkan, Salah Siap MengancamPrediksi Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: Skor, Susunan Pemain, dan Jadwal Siaran Langsung

Legenda sepak bola Argentina, Juan Sebastian Veron, buru-buru memberikan peringatan keras. Ia meminta skuad asuhan Lionel Scaloni untuk mulai belajar “mandiri” dan tidak terus-menerus bergantung pada magis seorang Messi. Mengapa? Jawabannya sederhana: faktor usia.

Fisik Messi Mulai Digerogoti Umur

Saat ini, pemain julukan La Pulga tersebut sudah menginjak usia 38 tahun. Secara logika olahraga, kondisi fisiknya jelas sudah menurun dan tidak lagi seprima empat tahun lalu.

Belum lagi, kompetisi yang ia jalani saat ini bersama Inter Miami di Amerika Serikat memiliki intensitas yang berbeda jika dibandingkan dengan ketatnya kompetisi top Eropa yang dulu biasa ia lahap.

Mantan gelandang Manchester United dan Lazio tersebut menilai, memaksa Messi untuk terus bermain penuh di setiap laga sepanjang turnamen adalah tindakan yang tidak realistis.

“Kita harus berhati-hati dengan Messi di Piala Dunia ini. Jika kita berpikir, dia bisa bermain di setiap pertandingan dari awal hingga akhir… saya tidak begitu yakin,” ujar Veron seperti dikutip dari media Spanyol, AS.

Tugas Berat Lionel Scaloni

Menurut Veron, tantangan terbesar bagi Timnas Argentina saat ini adalah bagaimana caranya menciptakan kerja sama tim yang solid tanpa harus selalu menunggu bola dari kaki Messi.

Di sisi lain, Messi juga harus menurunkan ego dan rela untuk dirotasi demi menjaga kebugarannya.

Baca Juga:Ragnar Oratmangoen Tinggalkan FCV Dender, Persija Jakarta atau Kembali ke Belanda?Hasil Klasemen ARRC AP250 2026 Usai Race 1 Motegi: Rheza Danica Tempel Ketat Pemuncak

“Saya pikir kita harus membantunya dan dia juga harus membiarkan dirinya dibantu. Bagian itu akan sulit..,” tambah Veron.

Kini, bola panas ada di tangan sang pelatih, Lionel Scaloni. Ia dituntut memutar otak untuk meracik taktik alternatif yang tak kalah mematikan saat Messi harus duduk di bangku cadangan.

0 Komentar