Keprihatinan terhadap tumpukan sampah di Jalan Brigjen Dharsono, Desa Kertawinangun, mendorong sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi swadaya. Salah satunya dilakukan oleh Pemuda Pancasila yang memasang banner imbauan agar pengguna jalan tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut.
Tumpukan sampah di tepi jalan Brigjen Dharsono kondisinya sudah sangat meresahkan masyarakat. Ketua Ranting Pemuda Pancasila Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Aryanto Wibowo atau yang akrab disapa Elon mengatakan, mayoritas sampah berasal dari pengguna jalan yang melintas dan membuang sampah secara sembarangan, baik dari sepeda motor maupun mobil.
Sebagai bentuk kepedulian, pihaknya memasang banner berisi larangan membuang sampah di lokasi tersebut. Langkah itu diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dan pengguna jalan untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga:Peresmian Sekretariat IARMI Cirebon – VideoDolanan Tradisional Kembali Dikenalkan – Video
Elon juga menyoroti belum adanya penanganan yang berkelanjutan dari pihak terkait. Meski sempat dilakukan pengangkutan sampah, menurutnya upaya tersebut tidak dilanjutkan dengan langkah pencegahan agar sampah tidak kembali menumpuk.
Ia menilai, pemerintah desa maupun pemerintah daerah perlu hadir dengan solusi yang lebih komprehensif, bukan sekadar membersihkan sampah yang sudah menumpuk.
Menurut Elon, pemasangan banner sudah dilakukan beberapa kali, namun sering rusak atau hilang. Karena itu, ia berencana berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mencari langkah penanganan yang lebih efektif.
Pihaknya berharap kesadaran masyarakat dan ketegasan pemerintah dapat berjalan beriringan, sehingga kawasan Jalan Brigjen Dharsono terbebas dari tumpukan sampah yang selama ini menjadi keluhan warga.