Peluang Pasar Masih Sangat Besar
Berdasarkan data tahun 2025, terdapat 351.503 produk kosmetik yang telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun, baru sekitar 183.935 produk yang sudah memiliki sertifikat halal.
LPPOM menilai tren sertifikasi halal di sektor kosmetik terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Hal tersebut menunjukkan bahwa industri semakin menyadari pentingnya sertifikasi halal dalam membangun kepercayaan konsumen.
Selain berkaitan dengan aspek keagamaan, konsep halal kini juga identik dengan transparansi, keamanan bahan baku, kualitas proses produksi, dan jaminan mutu produk.
Baca Juga:Terikat Janji Episode 75: Davina Semakin Terluka Saat Sena Memilih MenjauhBaik untuk Kulit Wajah, Berikut Sunscreen yang Bagus dan Murah Bisa Kamu Temukan di Toko Kosmetik Terdekat
Sertifikasi Halal Jadi Strategi Bisnis Industri Kosmetik
Seiring meningkatnya permintaan produk halal di pasar global, banyak perusahaan mulai menjadikan sertifikasi halal sebagai bagian dari strategi bisnis.
Keberadaan sertifikat halal dinilai mampu memperkuat citra merek sekaligus membuka peluang untuk menjangkau pasar Muslim dunia yang terus berkembang.
Tantangan Sertifikasi Halal Produk Kosmetik
Di balik peluang yang besar, proses sertifikasi halal pada industri kosmetik masih menghadapi sejumlah tantangan.
Salah satu kendala utama adalah kompleksitas rantai pasok bahan baku yang berasal dari berbagai negara. Perusahaan harus memastikan seluruh bahan memenuhi ketentuan halal dan memiliki dokumen pendukung yang lengkap.
Selain itu, pelaku usaha juga perlu menyesuaikan proses produksi agar terhindar dari kontaminasi bahan yang tidak memenuhi persyaratan halal.
Pemahaman mengenai audit, dokumentasi, penelusuran bahan, hingga penerapan sistem jaminan produk halal juga masih menjadi tantangan bagi sebagian perusahaan.
LPPOM Dorong Persiapan Sejak Dini
Menjelang pemberlakuan wajib sertifikasi halal pada Oktober 2026, LPPOM mengimbau pelaku usaha untuk mulai melakukan berbagai persiapan.
Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain:
Baca Juga:Pemadaman Listrik Berulang Jadi Sorotan, Pakar UGM Ungkap Dugaan PenyebabnyaGiovanni van der Wijst, Kiper Berdarah Indonesia yang Dipersiapkan Ajax Jadi Bintang Masa Depan
- Memahami regulasi dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
- Memastikan seluruh bahan baku memenuhi ketentuan halal.
- Menyesuaikan proses produksi.
- Mempersiapkan pengembangan produk baru sesuai standar halal.
Menurut Cucu Rina Purwaningrum, persiapan sejak dini akan membantu perusahaan menjalani proses sertifikasi secara lebih efektif sekaligus memanfaatkan peluang pasar yang terus berkembang.
LPPOM Siap Mendampingi Pelaku Usaha
Sebagai lembaga pemeriksa halal yang telah berpengalaman lebih dari tiga dekade, LPPOM menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pelaku usaha dalam proses sertifikasi.
