Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Kemantren, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, masih menunggu kejelasan terkait dukungan modal dari pemerintah. Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai besaran anggaran yang akan diterima koperasi, meski beredar kabar nominalnya mencapai Rp1,5 miliar hingga Rp3 miliar pada tahun 2027.Pemerintah Kelurahan Kemantren telah membentuk kepengurusan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui proses pemilihan anggota. Saat ini, koperasi dipimpin oleh lima pengurus yang mulai menjalankan sejumlah program usaha untuk menopang kegiatan operasional.Sekretaris Lurah Kemantren, Nur Kustika, menjelaskan bahwa koperasi telah menghimpun modal awal melalui simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Selain itu, koperasi juga menjalin kerja sama dengan penyedia layanan internet untuk menambah sumber pendapatan.Kerja sama tersebut memungkinkan masyarakat melakukan pemasangan internet melalui koperasi. Hasil dari kerja sama itu diharapkan menjadi salah satu penopang modal usaha sambil menunggu pengembangan program lainnya.Meski demikian, hingga saat ini pengurus koperasi mengaku belum menerima petunjuk resmi terkait bantuan modal pemerintah yang banyak diperbincangkan masyarakat. Beredar informasi bahwa KDKMP akan mendapatkan dukungan dana antara Rp1,5 miliar hingga Rp3 miliar pada tahun 2027.Nur menambahkan bahwa pihak kelurahan memilih fokus menjalankan program yang sudah ada sambil menunggu kejelasan kebijakan dari pemerintah. Selain kerja sama internet, koperasi juga telah menjalin kerja sama penyaluran beras SPHP dan minyak goreng sebagai bagian dari upaya membangun usaha yang berkelanjutan.Saat ini koperasi masih menempati fasilitas sementara dan terus berupaya menambah jumlah anggota serta modal mandiri. Pengurus berharap pemerintah segera memberikan kejelasan mengenai skema pendanaan agar rencana pengembangan usaha dapat disusun dengan lebih terarah.