Ratusan penghobi burung berkicau dari berbagai daerah mengikuti festival dan lomba burung berkicau yang digelar di Lapangan Mansa Musa BC, Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Minggu pagi. Kegiatan rutin bulanan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah bagi para kicau mania untuk menyalurkan hobi dan meningkatkan nilai jual burung peliharaan.
Suasana Lapangan Mansa Musa BC di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, tampak ramai dipadati peserta dan pencinta burung berkicau pada Minggu pagi. Kegiatan yang digelar secara rutin setiap bulan ini menghadirkan berbagai kelas perlombaan, mulai dari murai batu, murai batu muda, cucak hijau, hingga sogon.
Selain menjadi sarana hiburan bagi para penghobi, lomba burung berkicau juga dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi burung yang berhasil meraih prestasi. Menurut panitia penyelenggara, burung yang berhasil menjadi juara umumnya memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi dibandingkan burung biasa. Oleh karena itu, perlombaan ini tidak hanya menjadi ajang hobi, tetapi juga memiliki nilai bisnis yang nyata.
Baca Juga:Samsat Ciledug Luncurkan Layanan Digital Pajak Alat Berat – VideoDiskusi Ketua Komisi II Jabar Bambang Mujiarto dan Mahasiswa Pecinta Alam – Video
Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara konsisten agar para penghobi memiliki wadah untuk berkompetisi dan mengembangkan kualitas burung peliharaannya. Salah seorang peserta asal Kota Cirebon yang berhasil meraih juara mengaku bahwa selain sebagai hobi, dunia kicau mania memang memiliki potensi bisnis yang menjanjikan. Burung yang berhasil menjadi juara dalam sebuah kompetisi dapat mengalami peningkatan nilai jual yang cukup signifikan.
Melalui penyelenggaraan lomba yang rutin dan berkelanjutan, para kicau mania berharap komunitas pencinta burung di Kabupaten Cirebon dapat semakin berkembang sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar dan para penghobi itu sendiri.