RADARCIREBON.TV – Google resmi melakukan perubahan besar pada sistem pembayaran di Google Play Store yang akan mulai berlaku pada 30 Juni 2026. Kebijakan baru ini memberikan fleksibilitas lebih kepada pengembang aplikasi untuk mengarahkan pengguna ke metode pembayaran mandiri atau situs web eksternal saat melakukan transaksi digital.
Perubahan tersebut diumumkan melalui Android Developers Blog pada 24 Juni 2026. Langkah ini menjadi salah satu pembaruan penting dalam ekosistem Android karena mengubah skema biaya yang selama ini diterapkan kepada para pengembang aplikasi.
Dengan aturan baru tersebut, pengembang memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola transaksi digital yang dilakukan oleh pengguna.
Baca Juga:Setelah Cetak Rekor 18 Gol, Messi Masih Bisa Tambah Sejarah di Piala Dunia 2030Bulan Sudah Dipetakan Google, Apa yang Baru dari Misi Artemis II NASA?
Google Pisahkan Biaya Layanan dan Biaya Penagihan
Dalam kebijakan terbaru ini, Google memisahkan struktur komisi yang sebelumnya diterapkan menjadi dua komponen berbeda untuk wilayah Amerika Serikat, Inggris, dan kawasan European Economic Area (EEA).
Skema baru menetapkan biaya layanan sebesar 10 persen untuk pendapatan awal pengembang hingga 1 juta dolar AS per tahun. Selain itu, terdapat biaya penagihan sebesar 5 persen yang dikenakan secara terpisah.
Biaya Penagihan Hanya Berlaku untuk Google Play Billing
Biaya tambahan sebesar 5 persen hanya akan dikenakan apabila transaksi diproses melalui sistem Google Play Billing.
Artinya, pengembang yang memilih mengarahkan pengguna ke sistem pembayaran eksternal berpotensi menghindari biaya penagihan tersebut.
Wakil Presiden Google Play, Paul Feng, menjelaskan bahwa perusahaan kini memisahkan biaya layanan dari biaya penagihan sebagai bagian dari pembaruan kebijakan yang diterapkan.
Pengembang Kini Memiliki Lebih Banyak Opsi Pembayaran
Perubahan aturan ini membuka peluang baru bagi pengembang aplikasi untuk menawarkan metode pembayaran di luar ekosistem Google Play.
Sebelumnya, transaksi pembelian aplikasi maupun pembelian dalam aplikasi umumnya diproses melalui sistem pembayaran resmi Google.
Baca Juga:Ulang Tahun ke-39 Lionel Messi, Perjalanan Sang GOAT yang Menjadi Kado Terindah Sepak Bola DuniaSkema Baru Grab-Gojek Mulai Juli 2026, Pengemudi Minta Perhitungan Transparan
Kini, pengembang dapat memberikan alternatif pembayaran langsung melalui situs web atau sistem yang mereka kelola sendiri sesuai ketentuan yang berlaku.
Dampak bagi Pengembang Aplikasi
Beberapa poin penting dari kebijakan baru ini antara lain:
- Pengembang dapat mengarahkan pengguna ke metode pembayaran eksternal.
- Biaya penagihan 5 persen hanya berlaku jika menggunakan Google Play Billing.
- Struktur biaya menjadi lebih transparan karena dipisahkan antara layanan dan penagihan.
- Pengembang memiliki fleksibilitas lebih dalam mengelola transaksi digital.
