Rekor Suhu 43,7 Derajat Celsius di Spanyol, Gelombang Panas Tewaskan Lebih dari 200 Orang

Ilustrasi Pemandangan Kota Spanyol
Ilustrasi Pemandangan Kota Spanyol foto : pexels
0 Komentar

Gelombang panas yang dimulai pada Minggu (21/6) ini telah memecahkan sejumlah rekor di Spanyol. Suhu tertinggi yang pernah tercatat di wilayah utara Cantabria mencapai 43,7 derajat Celsius. Selain itu, rekor suhu tertinggi pada malam hari juga tercatat di kota Zamora dan Provinsi Almeria.

Suhu udara sangat panas juga menyelimuti sebagian besar wilayah Spanyol, meskipun kondisinya mulai mereda di sepanjang pesisir selatan dan tepi pantai Mediterania. Namun, ancaman tetap ada, terutama di wilayah utara yang tidak terbiasa dengan suhu ekstrem seperti ini.

Imbauan Menteri Kesehatan: Air, Teduh, dan Ruangan Sejuk

Menteri Kesehatan Monica Garcia mengimbau masyarakat untuk melindungi diri dari sengatan panas. Ia menekankan pentingnya air, tempat berteduh, dan ruangan yang sejuk untuk mencegah heatstroke.

Baca Juga:Sama-Sama Incar Poin Penuh, Pertandingan Sengitnya Spanyol vs Arab Saudi Piala Dunia 2026 Live TVRI Malam IniJadwal Piala Dunia 2026 Dini Hari 21 Juni: Belanda Vs Swedia, Jerman Vs Pantai Gading, Spanyol Vs Arab Saudi

“Bagaimana kita bisa melindungi diri? Hal yang paling penting adalah air, tempat berteduh, dan ruangan yang sejuk. Jika Anda merasa lelah, sakit kepala, mual, atau mengalami kram, bisa jadi Anda sedang mengalami heatstroke,” kata Garcia.

Ia juga mengajak masyarakat untuk saling peduli dengan mengajak teman dan kerabat yang tidak memiliki pendingin udara ke rumah mereka. “Suhu panas bisa mematikan, dan perubahan iklim juga mematikan,” tegasnya.

Pada Mei lalu, Kementerian Kesehatan Spanyol melaporkan sedikitnya 101 kematian akibat suhu panas di negara tersebut, angka tertinggi yang pernah tercatat untuk bulan tersebut sejak pendataan dimulai. Kini, dengan 212 kematian hanya dalam empat hari, gelombang panas ini menjadi salah satu yang paling mematikan dalam sejarah Spanyol.

0 Komentar