Harga Pakan Naik dan Cuaca Ekstrem, Nelayan Suranenggala Kidul Diberi Mesin Pakan Mandiri – Video

Harga Pakan Naik dan Cuaca Ekstrem, Nelayan Suranenggala Kidul Diberi Mesin Pakan Mandiri
0 Komentar

Cuaca buruk dan harga pakan mahal berdampak pada kesejahteraan pelaku perikanan. Bergerak cepat merespon kondisi tersebut, secercah harapan datang dari Prof Rokhmin Dahuri yang turun tangan membawa mesin pengolah pakan untuk menekan biaya produksi hingga bisa dipasarkan lebih luas lagi.

2 masalah besar sedang menghimpit pelaku perikanan dan UMKM di pesisir Cirebon. Pertama, harga pakan ikan di pasaran terus merangkak naik. Kedua, cuaca ekstrem dan angin kencang membuat nelayan tidak bisa melaut berhari-hari. Akibatnya, banyak keluarga nelayan kekurangan pemasukan.

Melihat kondisi ini, pemerintah tidak bisa tinggal diam. Pemerintah yang baik harus hadir memberi mata pencaharian pengganti agar kebutuhan sehari-hari keluarga tetap terpenuhi.

Baca Juga:Usulan Penambahan Anggaran Jamkesda Masih Dibahas – VideoDLH Kabupaten Cirebon Lakukan Pengurasan Sampah TPS Pasar Batik Trusmi – Video

Jumat, 24 Juli 2026, solusi itu datang di Desa Suranenggala Kidul, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Prof. Rokhmin Dahuri bersama Direktorat Jenderal Perikanan Budi daya Kementerian Kelautan dan Perikanan menyalurkan bantuan hibah mesin pengolah pakan ikan untuk kelompok pelaku perikanan yaitu Kelompok Bumi Baduran.

Bantuan mesin pakan ini adalah bagian dari program Tahun Anggaran 2026. Tujuannya agar UMKM perikanan tidak tergantung sepenuhnya pada pakan pabrik dan bisa menekan biaya produksi.

Tidak hanya itu, Prof. Rokhmin juga memberikan Bimbingan Teknis Peningkatan Akses Pemasaran. Materinya mulai dari strategi jualan, teknik packaging, sampai cara menembus pasar modern agar hasil perikanan punya nilai jual lebih tinggi.

Ketua DPP DPI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof Rokhmin Dahuri juga mengimbau dagar masyarakat bisa mandiri. Di saat cuaca tidak menentu dan nelayan tidak bisa beraktivitas seperti biasanya, harus ada usaha alternatif. Dengan budidaya dan pakan mandiri, roda ekonomi keluarga tetap jalan.

Dengan mesin pakan mandiri dan ilmu pemasaran, diharapkan pelaku perikanan di Suranenggala Kidul bisa lebih kuat menghadapi tantangan harga dan cuaca.

0 Komentar