Usaha pengolahan sisa produk makanan menjadi bahan baku pakan ternak di Desa Sampiran, Kecamatan Talun, terus berkembang. Selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi, usaha ini juga mampu menyerap puluhan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.Sejak tahun 2017, UD Revan Jaya di Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, rutin mengolah berbagai sisa produk makanan seperti roti dan makanan ringan menjadi bahan baku pakan ternak. Hasil olahan tersebut kemudian dipasarkan ke berbagai daerah dan industri pakan skala besar.Pemilik UD Revan Jaya, Aas, menjelaskan bahwa usaha yang dirintisnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata. Menurutnya, keberadaan usaha juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan menciptakan kesempatan kerja bagi warga sekitar. Hingga saat ini, usaha tersebut telah mempekerjakan sekitar 30 pekerja laki-laki serta sejumlah ibu rumah tangga yang terlibat aktif dalam proses pengolahan bahan baku.Aas menegaskan bahwa seluruh bahan baku yang diterima harus melalui proses seleksi yang sangat ketat. Bahan yang sudah rusak atau menimbulkan bau tidak sedap sama sekali tidak digunakan demi menjaga kualitas mutu produk yang akan diolah menjadi bahan baku pakan ternak.Meski sempat menjadi sorotan akibat beredarnya informasi yang menurutnya tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan, Aas memilih untuk tetap fokus menjalankan usahanya dan terus berkomitmen memberdayakan masyarakat.Aas berharap usahanya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani memulai wirausaha. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan finansial, namun juga dari seberapa besar manfaat yang diberikan bagi orang lain. Dengan demikian, usaha yang dibangun tidak hanya menjadi sumber rezeki pribadi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.