RADARCIREBON.TV – Kabar mengenai Gunung Semeru di Jawa Timur yang kembali erupsi beberapa kali pada hari ini, Minggu (28/6/2026), sempat menimbulkan pertanyaan dari warga Cirebon dan sekitarnya. Update penting bagi Anda: aktivitas vulkanik ini tidak berdampak langsung pada wilayah Cirebon, dan tidak ada potensi bahaya yang mengancam kita.
Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas erupsi utama terjadi pada pukul 11.37 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak . Abu vulkanis berwarna putih hingga kelabu teramati bergerak ke arah tenggara dan selatan . Status Gunung Semeru saat ini masih pada Level III (Siaga) .
Data resmi mencatat setidaknya ada empat kali erupsi pada hari ini dengan rincian sebagai berikut :
Baca Juga:Gunung Agung Ditutup Sepekan, Rangkaian Pujawali Pura Besakih Jadi PenyebabnyaWarga Sekitar TPAS Gunung Satri Diminta Aktif Laporkan Status BPJS – Video
Pukul 05.35 WIB: Visual letusan tidak teramati, namun terekam di seismograf.Pukul 06.32 WIB: Erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter di atas puncak.Pukul 09.11 WIB: Letusan tidak teramati secara visual.Pukul 11.37 WIB: Erupsi utama dengan kolom abu mencapai 1.000 meter .
Edukasi dan Imbauan: Apa yang Harus Diketahui Warga Cirebon?
Sebagai informasi edukatif, penting untuk memahami bahwa arah sebaran abu vulkanik sangat bergantung pada arah angin. Abu dari erupsi Semeru saat ini bergerak ke arah tenggara dan selatan, yang merupakan area di sekitar lokasi gunung itu sendiri, jauh dari Jawa Barat . Oleh karena itu, warga Cirebon tidak perlu khawatir atau panik. Tidak ada peringatan dini khusus yang dikeluarkan untuk wilayah Cirebon atau Jawa Barat terkait hujan abu dari erupsi ini.
Meski begitu, warga di sekitar Gunung Semeru (Lumajang dan Malang) diminta waspada terhadap potensi bahaya seperti awan panas, guguran lava, dan lahar hujan, serta dilarang beraktivitas di zona berbahaya yang telah ditentukan . Masyarakat diimbau untuk hanya mengakses informasi resmi dari PVMBG dan aparat setempat.
Untuk memastikan keamanan, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai bentuk kewaspadaan:
- Pantau informasi resmi melalui kanal PVMBG atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
- Jika Anda memiliki rencana perjalanan ke wilayah Jawa Timur, disarankan untuk memantau perkembangan terkini dan rekomendasi otoritas setempat.
- Bagi yang berada di area terdampak abu (di luar Cirebon), gunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan .
