Anggota DPR/MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menanamkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI kepada mahasiswa STMIK IKMI Cirebon. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya etos kerja positif serta ketahanan ideologi bagi generasi penerus bangsa.
Dalam agenda sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar pada Senin, 29 Juni 2026 tersebut, Dosen Teladan I Tingkat Nasional Tahun 1995 ini memaparkan pentingnya Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai kompas kehidupan bagi generasi muda.
Di hadapan jajaran pimpinan dan mahasiswa STMIK IKMI Cirebon, Anggota Komisi IV DPR RI ini menegaskan bahwa Indonesia tidak akan pernah menjadi negara maju jika generasi penerusnya rapuh secara ideologi. Empat Pilar ini adalah fondasi utama dalam berbangsa, sehingga mahasiswa harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila.
Baca Juga:Prof. Rokhmin Dahuri Lepas Touring Ideologi Kader Kota Cirebon – VideoRitual Bubur Suro Situs Buyut Sampang – Video
Selain Empat Pilar, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan, Perikanan, dan Nelayan itu juga menekankan pentingnya etos kerja positif. Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini datang dari dua sisi, yakni faktor internal berupa mental instan dan lemahnya daya juang, serta faktor eksternal berupa disrupsi digital, maraknya hoaks, dan gempuran ideologi transnasional.
Ia menjelaskan bahwa kuncinya terletak pada disiplin, integritas, kerja keras, dan kejujuran. Hal tersebut merupakan cerminan etos kerja marhaen, di mana generasi muda perlu menguasai teknologi mutakhir tanpa harus kehilangan jati diri bangsa. Jika Empat Pilar dipegang teguh dan etos kerja dijunjung tinggi, ia meyakini generasi muda akan meraih kesuksesan.
Prof. Rokhmin juga membagikan kiat menghadapi tantangan zaman, salah satunya dengan memperkuat literasi digital, menyaring kebenaran informasi sebelum disebarluaskan, serta tetap berpegang pada semangat gotong royong.
Sesi dialog dan tanya jawab pun berlangsung interaktif. Para mahasiswa tampak antusias melemparkan pertanyaan kritis mengenai implementasi realitis Pancasila di era kecerdasan buatan (artificial intelligence), ancaman radikalisme di media sosial, hingga persoalan paradoks maritim nasional.
Di akhir acara, Prof. Rokhmin menyerahkan cenderamata berupa buku-buku karya ilmiahnya kepada perwakilan mahasiswa. Buku-buku tersebut memuat pemikiran strategis tentang pembangunan SDM unggul, optimalisasi sektor kelautan, dan wawasan kebangsaan. Perwakilan mahasiswa mengapresiasi tinggi kegiatan ini karena bekal ideologi dan motivasi etos kerja yang diberikan dinilai sangat penting untuk membentuk sarjana yang kompeten sekaligus nasionalis.