PSI Bela Jokowi Soal Ritual Adat Lampung, Sebut PDIP Menghina Budaya

Joko Widodo
Joko Widodo foto : @jokowi
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Polemik terkait prosesi adat yang dijalani Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Lampung terus memanas. Viral video Jokowi menginjak kepala kerbau dalam rangkaian upacara adat menerima gelar “Baginda Pemuka Bangsa” di Kedaton Keagungan, Kota Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026), menuai sindiran dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merespons dengan menyebut kritik PDIP justru merupakan penghinaan terhadap adat dan budaya Lampung.

PDIP: Tak Paham Adat, Jokowi Mainan Masih Lokal

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, mengaku tidak memahami secara mendalam tradisi menginjak kepala kerbau yang dilakukan dalam adat masyarakat Lampung. Ia juga menanggapi anggapan yang mengaitkan prosesi itu dengan simbol penghinaan terhadap PDIP. Menurut Andreas, lambang PDIP adalah banteng moncong putih, bukan kerbau.

Ia pun mengkritik penobatan adat yang diterima Jokowi. Menurutnya, tidak lazim seorang mantan presiden yang pernah menjadi simbol pemersatu bangsa menerima gelar sebagai kepala adat di suatu daerah. Andreas menilai Jokowi seharusnya memperoleh pengakuan yang lebih tinggi dan naik kelas ke panggung internasional, bukan masih berkutat pada level lokal.

Baca Juga:Jokowi Tiba di Lampung, Jalani Safari Politik Selama Tiga Hari ke Lima DaerahDidit Prabowo Mampir ke Rumah Jokowi di Solo usai Malam 1 Suro, Pertemuan Tertutup Jadi Sorotan

Pernyataan serupa disampaikan politisi PDIP lainnya. Komarudin Watubun menegaskan PDIP tidak perlu menanggapi polemik tersebut karena yang diinjak adalah kepala kerbau, bukan kepala banteng yang menjadi simbol partainya. “Kecuali yang diinjak kepala banteng, pasti kita berurusan,” ujarnya. Sementara itu, Guntur Romli menyebut pose Jokowi menginjak kepala kerbau melambangkan pengikutnya dan PSI yang terbuai oleh perilaku raja dan ambisi kekuasaan tanpa batas.

PSI: PDIP Menghina Adat Budaya Lampung

Menanggapi kritik PDIP, Ketua DPP PSI Bestari Barus membela Jokowi. Ia menilai komentar PDIP justru merendahkan adat dan budaya masyarakat Lampung. Menurut Bestari, prosesi injak kepala kerbau yang dijalani Jokowi merupakan tradisi adat yang diberikan sebagai bentuk penghormatan oleh pimpinan adat di Lampung. “Iya itu adalah sebuah prosesi adat istiadat Lampung dari beberapa kerajaan itu ya, kerajaan adat itu mereka memberikan penghargaan kepada Pak Jokowi,” ujarnya.

0 Komentar