RADARCIREBON.TV- Diumumkan pada Kamis (25/6/2026) melalui blog resmi YouTube, YouTube kembali memperbarui layanan Shorts dengan menambahkan fitur baru yang membuat pengalaman penggunanya semakin mirip dengan TikTok. Dalam blog resminya, YouTube menyatakan, “Eksperimen terbaru menunjukkan bahwa menyederhanakan opsi-opsi ini memudahkan pengguna untuk memberikan umpan balik yang lebih spesifik pada video dan menghasilkan pengalaman yang lebih intuitif dan lebih baik secara keseluruhan.”
Sejak diluncurkan pada 2020, Shorts terus mencatat pertumbuhan signifikan. CEO YouTube Neal Mohan sebelumnya mengungkapkan bahwa Shorts kini mencatat rata-rata 200 miliar penayangan tiap hari per Juni 2025. Berikut sejumlah fitur baru yang hadir di YouTube Shorts.
Fitur Terbaru YouTube Shorts yang Mirip TikTok
1. Layar bersih saat menonton
Pilihan pertama, Clean Screen, juga dikenal sebagai “layar bersih”, memungkinkan pengguna untuk menyembunyikan semua ikon, tombol, dan teks yang muncul di layar saat memutar video Shorts. Ini memungkinkan pengguna menonton video dalam tampilan yang lebih bersih tanpa mengganggu elemen antarmuka yang biasanya memenuhi layar.
Baca Juga:Cara Setiap Zodiak Mengatur Keuangan, Kamu Tipe yang Boros atau Hemat?Jadwal Lengkap AVC Girls U18 2026 Hari Ini 1 Juli: Ada Pertandingan Jepang vs Indonesia
Konsep Clear Mode dari TikTok, yang pertama kali diluncurkan pada 2022, sangat mirip. Menurut YouTube, fitur ini dimaksudkan untuk menyembunyikan seluruh teks dan ikon dari tampilan pemutaran. Tujuannya adalah agar pengguna dapat menikmati konten dengan lebih fokus tanpa terganggu oleh banyak tombol dan informasi yang muncul di layar.
2. Ikon hati menggantikan tombol jempol
Kamu dapat melihat perubahan tambahan pada tombol untuk memberikan tanda suka. Tampilan YouTube kini semakin mirip dengan TikTok dan Instagram Reels setelah mengubah ikon jempol ke atas menjadi ikon hati. Selain mengubah ikon, YouTube juga menghapus tombol “Tidak suka” atau “Tidak suka” dari tampilan utama Shorts. Sebaliknya, pengguna dapat terus memberikan komentar melalui menu titik tiga, memilih opsi seperti Laporkan, Tidak Tertarik, dan Jangan menyarankan saluran ini.
Menurut YouTube, perubahan ini dilakukan karena sebagian pengguna merasa belum jelas pilihan mana yang sebaiknya digunakan ketika menemukan konten yang tidak sesuai preferensi atau diduga melanggar Pedoman Komunitas. Melalui penyederhanaan tersebut, perusahaan berharap pengguna dapat memberikan umpan balik yang lebih tepat sekaligus membuat pengalaman menggunakan Shorts terasa lebih intuitif.
