YouTube Resmi Perketat Aturan Monetisasi, Video Murahan Kayak Gini Tak Lagi Dibayar!

foto
YouTube larang video AI/ Ilustrasi: Gemini Ai
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- YouTube makin tegas menyeleksi konten yang bisa menghasilkan uang (monetisasi). Lewat pembaruan aturan Program Mitra YouTube (YouTube Partner Program/YPP), platform milik Google ini resmi melarang video-video hasil buatan AI yang berkualitas rendah untuk meraup cuan.

Target utamanya adalah video AI yang minim usaha, repetitif (diulang-ulang), tidak kreatif, hingga konten yang terkesan cuma “menambang” views.

Kepala Kepercayaan dan Keamanan YouTube, Matt Halprin, menjelaskan bahwa teknologi AI sebenarnya punya potensi besar jika dipakai dengan benar.

Baca Juga:Head to Head Timnas Indonesia vs Semua Rival Grup A Piala AFF 2026, Rekornya Bikin Optimistis Lolos!Apple Rombak Total Siri di iOS 27! Ini 7 Fitur AI Baru yang Bikin Pengguna iPhone Wajib Update

Namun di sisi lain, teknologi ini sering disalahgunakan untuk memproduksi video massal yang dangkal.

“Namun alat baru yang sama itu juga memungkinkan membuat video dengan cepat yang sangat mirip. Video itu sangat umum dan tidak punya alur naratif serta tidak menunjukkan kreativitas,” jelas Matt Halprin, dikutip dari TechCrunch, Rabu (22/7/2026).

“Jadi teknologi yang sama memungkinkan hal-hal hebat, namun juga memungkinkan hal-hal bersifat penambangan konten dan itu yang tidak kami inginkan di YPP,” lanjutnya.

Deretan Konten AI yang Bakal ‘Puasa’ Cuan

Lewat kebijakan baru ini, YouTube merinci beberapa jenis konten yang dipastikan tidak bisa lagi didaftarkan ke program monetisasi YPP:

– Konten Generik dan Templat AI: Video yang cuma mengandalkan templat, CGI, atau generator AI tanpa ada ide orisinal dari pembuatnya.

– Video Tutorial “Copotan”: Tutorial yang tidak punya nilai orisinalitas dan sekadar meniru atau memproduksi ulang konten milik orang lain.

– Konten Manipulasi Emosi (Drama Settingan): Video yang sengaja dibuat untuk memancing rasa iba demi menaikkan jumlah penonton.

Baca Juga:Kemkomdigi Tegas: Nomor HP Harus Atas Nama Sendiri, Ini Risiko Jika Pakai Data Orang LainHarga iPhone Naik Lagi! Apple Resmi Kerek Harga hingga 11%, Ini Daftar Harga Terbaru iPhone Bulan Juli

Contoh populernya adalah video “penyelamatan hewan” yang sengaja diskenariokan atau dimanipulasi. Kanal dengan model seperti ini bahkan terancam didepak langsung dari YPP.

– Persona AI untuk Topik Sensitif: Penggunaan figur atau karakter AI yang menyerupai manusia nyata untuk membahas isu-isu krusial.

YouTube melarang keras kreator memakai persona AI saat membahas topik sensitif seperti kesehatan/medis, hukum, hingga keuangan.

Langkah Tegas Lindungi Kreator Asli

Langkah ini diambil YouTube untuk melindungi para kreator yang memang menyalurkan ide, tenaga, dan kreativitas aslinya ke dalam video.

0 Komentar