Pegawai AS percaya bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf yang dilihat Washington sebagai tokoh penting bagi mengekalkan saluran komunikasi dengan Teheran menjadi sasaran pembunuhan Israel.
Pegawai AS khawatir pembunuhan kedua pemimpin itu akan menjejaskan usaha menamatkan konflik dan membuka semula Selat Hormuz. “Jika anda membunuh mereka, anda juga sedang menyingkirkan golongan pragmatik,” kata seorang pegawai AS.
Laporan itu juga mengungkap adanya informasi mengenai potensi ancaman terhadap perjalanan yang dilakukan Ghalibaf ketika kembali dari Islamabad. Disebutkan bahwa aparat keamanan Iran menerima peringatan mengenai kemungkinan ancaman terhadap pesawat yang ditumpanginya sehingga rute perjalanan sempat mengalami perubahan.
Baca Juga:Benjamin Netanyahu Dapat Seruan "Mundur" di Acara Wisuda Militer IsraelPerang, Iran dan AS Apakah Bisa Ikut Piala Dunia 2026? Cek Aturan FIFA Soal Konflik dan Partisipasi
Ghalibaf bahkan dilaporkan dua kali selamat dari upaya pembunuhan Israel. Salah satunya terjadi selama perang, ketika Israel menargetkan sebuah pertemuan rahasia para pejabat senior Iran yang berlangsung di sebuah bunker di bawah gunung. Dalam insiden tersebut, Ghalibaf dilaporkan berhasil dievakuasi dari reruntuhan.
Mengapa Sosoknya Sangat Penting bagi Iran?
Perhatian besar terhadap Mohammad Bagher Ghalibaf tidak lepas dari posisinya yang berada di persimpangan tiga pusat kekuatan utama Iran, yakni militer, parlemen, dan elite politik konservatif.
Latar belakangnya sebagai mantan komandan Garda Revolusi memberinya pengaruh di sektor keamanan. Sementara jabatannya sebagai Ketua Parlemen membuatnya memiliki peran strategis dalam proses pengambilan kebijakan negara.
Kombinasi kedua faktor tersebut menjadikan Ghalibaf bukan sekadar politisi biasa, melainkan salah satu figur yang turut menentukan arah kebijakan Iran di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang terus berubah.
Karena alasan itulah, setiap isu yang menyangkut keselamatan, peran politik, maupun masa depan kariernya selalu menarik perhatian komunitas internasional dan menjadi bagian dari dinamika politik kawasan yang lebih luas.
