Salah satu penyebabnya adalah jam biologis tubuh yang tidak selaras dengan jadwal aktivitas sehari-hari. Ketidakseimbangan tersebut dapat memengaruhi berbagai proses metabolisme yang berperan dalam menjaga fungsi jantung.
Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa tidur larut bukan satu-satunya penyebab penyakit jantung. Risiko biasanya meningkat karena disertai kebiasaan hidup lain yang kurang sehat.
3. Memiliki Jadwal Tidur yang Tidak Teratur
Tidak hanya waktu tidur yang terlalu malam, jadwal tidur yang berubah-ubah setiap hari juga dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan jantung.
Baca Juga:3 Bahaya Jam Tidur Berantakan yang Bisa Mengancam KesehatanRahasia Tidur Nyenyak Tanpa Gangguan Malam: Kunci Kesehatan yang Sering Terabaikan
Tidur dan bangun pada jam yang tidak menentu berpotensi mengganggu ritme sirkadian tubuh. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memengaruhi tekanan darah, metabolisme, hingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Menjaga jadwal tidur yang konsisten setiap hari menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu tubuh bekerja lebih optimal.
4. Sering Makan Larut Malam
Kebiasaan makan larut malam, terutama jika disertai konsumsi makanan yang kurang sehat, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Selain berpotensi memengaruhi berat badan, pola makan seperti ini dapat meningkatkan kadar gula darah, kolesterol, serta tekanan darah. Ketiga faktor tersebut merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.
Karena itu, mengatur waktu makan dan memilih makanan yang lebih sehat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Tips Menjaga Kesehatan Jantung pada Malam Hari
Agar kesehatan jantung tetap terjaga, beberapa kebiasaan berikut dapat mulai diterapkan:
- Kurangi paparan cahaya terang sebelum tidur.
- Batasi penggunaan gawai menjelang waktu tidur.
- Tidur dan bangun pada jam yang relatif sama setiap hari.
- Hindari kebiasaan begadang jika tidak diperlukan.
- Kurangi kebiasaan makan larut malam, terutama makanan tinggi gula, garam, dan lemak.
