Pernah Dicuri Dua Kali, Sejarah Mengapa Trofi Piala Dunia Terbaut dari Emas Asli

Piala Dunia
Trofi Piala Dunia (FIFA)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Selama bertahun-tahun, emas telah menjadi simbol kejayaan manusia. Oleh karena itu, masuk akal bahwa logam berharga ini melapisi lambang keunggulan global dalam sepak bola. Tetapi di balik popularitasnya yang luar biasa, trofi ini menarik pelaku kriminalitas internasional.

Ketakutan terhadap pencurian bukan semata-mata paranoia. Sejarah mencatat bahwa trofi Piala Dunia telah berkali-kali menjadi tujuan utama pembobolan. Ini menghasilkan “sejarah gelap” yang penuh dengan tindakan nekat, tebusan, dan kehilangan permanen yang tragis. Bedah garis waktu sejarah gelapnya telah dilakukan, ya!

Sejarah Gelap Trofi Jules Rimet

1. Disembunyikan di Kotak Sepatu Saat Perang Dunia II (1939)

Selama berkecamuknya Perang Dunia II, trofi asli Piala Dunia pertama—yang saat itu bernama Trofi Jules Rimet—berada di tangan Italia sebagai pemenang turnamen terakhir.

Baca Juga:Cara Nonton Live Streaming SEA V Cup 2026 Putra Leg 1, Apakah Tayang di Moji TV?Kapan Pertandingan Timnas Putri Indonesia vs Kamboja? Cek Jadwal AFF Women's Cup 2026 dan Syarat Juara Grup

  • Aksi Penyelamatan: Khawatir trofi emas tersebut akan dijarah oleh tentara Nazi di bawah perintah Adolf Hitler, Wakil Presiden FIFA asal Italia, Ottorino Barassi, secara diam-diam mengambil trofi tersebut dari brankas bank di Roma.
  • Strateginya: Dia menyembunyikan piala emas itu di dalam kotak sepatu tua di bawah tempat tidurnya selama bertahun-tahun hingga perang berakhir agar luput dari pencarian tentara Jerman.

2. Dicuri di Inggris dan Ditemukan oleh Seekor Anjing (1966)

Tiga bulan sebelum sepak mula Piala Dunia 1966 di Inggris, Trofi Jules Rimet dipamerkan di Westminster Central Hall, London.

  • Aksi Pencurian: Meskipun dijaga ketat selama 24 jam, pencuri berhasil membobol etalase kaca bagian belakang dan membawa kabur trofi tersebut. Pelaku bahkan sempat meminta uang tebusan sebesar £15.000.
  • Penemuan Unik: Seminggu kemudian, trofi tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh seekor anjing bernama Pickles. Trofi itu tergeletak di bawah semak-semak taman di London Selatan, terbungkus rapi oleh koran bekas. Kejadian ini sempat mempermalukan pihak kepolisian Inggris sebelum turnamen dimulai.

3. Pencurian Kedua di Brasil dan Dilelehkan Selamanya (1983)

Berdasarkan aturan lama FIFA, negara yang berhasil menjuarai Piala Dunia sebanyak tiga kali berhak memiliki Trofi Jules Rimet asli secara permanen. Brasil memenangkan hak tersebut setelah menjadi juara untuk ketiga kalinya pada tahun 1970.

0 Komentar