Penerapan MPLS Ramah Di SMA Negeri 3 Cirebon – Video

Penerapan MPLS Ramah Di SMA Negeri 3 Cirebon
0 Komentar

SMA Negeri 3 Cirebon menerapkan konsep Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS ramah sesuai pedoman terbaru tahun 2026. Selain menghapus tugas yang memberatkan siswa, sekolah juga mengedepankan pendekatan karakter, permainan tradisional, nilai religius, nasionalisme hingga aksi peduli lingkungan yang akan menjadi puncak kegiatan MPLS.

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS di SMA Negeri 3 Cirebon berlangsung dengan pendekatan yang lebih ramah dan menyenangkan. Seluruh materi MPLS diterapkan sesuai pedoman terbaru yang menekankan pembentukan karakter serta kenyamanan peserta didik baru.

Sebanyak 459 siswa baru mengikuti MPLS yang berlangsung sejak Rabu, 15 Juli dan akan ditutup pada Selasa mendatang. Selama kegiatan berlangsung, sekolah memastikan tidak ada penugasan yang memberatkan siswa.

Baca Juga:Puluhan Hektare Sawah Di Babakan Ciwaringin Dilanda Kekeringan – VideoForum Komunikasi Kuwu Gelar Haul Mbah Kuwu Cirebon Ke 526 – Video

Untuk menghindari kejenuhan saat menerima materi tentang wawasan kebangsaan maupun bahaya narkoba, sekolah melibatkan siswa terpilih yang bertugas sebagai kakak pembimbing. Kehadiran mereka membantu menciptakan suasana interaktif melalui berbagai permainan tradisional edukatif.

Selain itu, SMA Negeri 3 Cirebon juga memadukan nilai lokalitas dengan semangat nasionalisme. Kegiatan diawali dengan pembiasaan pagi, tadarus, doa bersama serta menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti seluruh warga sekolah, mulai dari siswa kelas 10, 11, 12 hingga tenaga kependidikan.

Puncak kegiatan MPLS sendiri akan digelar pada hari terakhir melalui aksi ekologi. Para siswa akan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan kawasan sekitar, dilanjutkan dengan penanaman tanaman buah dalam pot atau tabulampot.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta memahami pentingnya menjaga kualitas udara melalui penghijauan di lingkungan sekolah.

0 Komentar