Tempat penampungan sementara TPS sampah di kawasan wisata Pasar Batik Trusmi Kabupaten Cirebon, menggunung dan luber hingga ke bahu jalan. Masyarakat mengeluh karena tumpukan sampah menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan.
Kondisi tumpukan sampah rumah tangga di tempat penampungan sementara kawasan wisata Batik Trusmi Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, menggunung tak terkendali. Hampir dua bulan terakhir, sampah terus menumpuk tanpa adanya upaya pengangkutan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon secara optimal.
Akibatnya, gunungan sampah meluber hingga memakan sebagian bahu jalan, dan mengganggu pengguna jalan yang melintas. Berbagai jenis sampah, mulai dari limbah rumah tangga hingga sampah plastik, tampak menumpuk melebihi kapasitas penampungan yang tersedi. Kondisi ini menimbulkan bau menyengat yang menyelimuti kawasan sekitar, sehingga warga dan pengendara terpaksa menutup hidung saat melintas.
Baca Juga:Puluhan Hektare Sawah Di Babakan Ciwaringin Dilanda Kekeringan – VideoForum Komunikasi Kuwu Gelar Haul Mbah Kuwu Cirebon Ke 526 – Video
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon menjelaskan menumpuknya sampah di sejumlah TPS disebabkan oleh kerusakan alat berat yang digunakan di TPA, sehingga proses pengangkutan sampah menjadi terhambat, karena penanganan sampah di TPA Gunungsantri turut terkendala akibat rusaknya alat berat.
Masyarakat meminta Dinas Lingkungan Hidup segera membersihkan TPS yang ada di kawasan wisata Pasar Batik Trusmi ini, serta membuat jadwal pengangkutan sampah yang pasti, dan menambah kapasitas penampungan di TPS. Dengan harapan tumpukan sampah tidak lagi meluber ke jalan dan mengembalikan kenyamanan masyarakat, tanpa adanya gangguan pencemaran lingkungan dari dampak sampah di TPS.