Di tengah ancaman kekeringan, petani di Desa Wanakaya Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon kini juga menghadapi serangan hama wereng cokelat. Petani mengaku harus menangani serangan hama secara mandiri karena belum mendapat pendampingan dari penyuluh maupun pemerintah daerah.
Di tengah ancaman kekeringan, petani di Desa Wanakaya Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon kini juga menghadapi serangan hama wereng cokelat. Salah satu petani Desa Wanakaya, Winata, mengatakan serangan wereng telah terjadi sekitar dua pekan terakhir.
Akibatnya, daun tanaman padi berubah warna dan berpotensi menurunkan hasil panen. Menurutnya, petani terpaksa membeli pestisida secara swadaya untuk menekan penyebaran hama agar tanaman tidak mengalami gagal panen.
Baca Juga:PAN Kota Cirebon Perkuat Akar Rumput Lewat Program Kemasyarakatan – VideoMuscab PAN Kota Cirebon Optimis Capai Target Ambisius Pada Pemilu 2029 – Video
Selain wereng, petani juga masih menghadapi ancaman tikus dan burung pipit pada masa pengisian bulir padi. Kondisi tersebut membuat biaya terus meningkat di tengah hasil panen yang belum menentu.
Winata mengaku belum ada penyuluh pertanian yang datang memberikan arahan mengenai pengendalian hama maupun pendampingan langsung di lahan pertanian. Petani berharap pemerintah dapat memberikan bantuan pupuk, pestisida, serta memastikan ketersediaan air agar musim tanam kali ini dapat berakhir dengan hasil panen yang optimal.