Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada tahun 2026 yang mencapai hampir 50 persen berdampak pada berkurangnya kucuran bantuan ke berbagai daerah. Meski demikian, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Cirebon memastikan program literasi dan pengadaan buku tetap berjalan dengan mengandalkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Diketahui, secara nasional anggaran Perpusnas mengalami penurunan drastis dari Rp721 miliar menjadi Rp377,9 miliar. Imbasnya, bantuan dana dari Perpusnas untuk Kabupaten Cirebon yang pada tahun 2025 mencapai Rp750 juta, kini merosot menjadi Rp500 juta.
Kepala Disarpus Kabupaten Cirebon, Mohamad Ferry Afrudin, menegaskan bahwa meskipun ada efisiensi anggaran dari pusat, pengadaan koleksi buku di daerahnya tidak akan terhenti. Ia menyebutkan, selama ini program tersebut telah mendapat dukungan kuat melalui APBD Kabupaten Cirebon, sesuai dengan amanat Undang-Undang tentang Perpustakaan.
Baca Juga:Warga Kampung Pecantilan Tawangsari Berharap Jembatan Segera Diperbaiki – VideoKPM UI BBC Usung AI Dan Kearifan Lokal Untuk Bangun Desa Berdampak – Video
Menurut Ferry, penambahan koleksi buku merupakan salah satu indikator krusial dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk tetap mengalokasikan anggaran agar pelayanan perpustakaan dan program literasi dapat terus berjalan secara berkesinambungan hingga tahun 2027 mendatang. Di sisi lain, ia tidak menampik bahwa beberapa program pembangunan sarana dan prasarana fisik berpotensi terhambat akibat penyesuaian anggaran ini.
Selain mengandalkan sokongan APBD, Disarpus Kabupaten Cirebon juga terus menggiatkan berbagai inovasi program peningkatan minat baca di tengah masyarakat. Beberapa di antaranya adalah optimalisasi layanan Perpustakaan Keliling (Pusling) serta pelayanan perpustakaan pada akhir pekan. Langkah proaktif ini diharapkan mampu menjaga dan mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas, terlepas dari adanya pembatasan anggaran di tingkat pusat.